Wow! Diskominfosantik Kabupaten Bekasi Ajukan Pemasangan Videotron di 4 Titik

oleh -174 views
Ilustrasi. (ist)

CIKARANG PUSAT, BEKASIPEDIA.com – Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat akan ajukan pemasangan videotron di beberapa titik lokasi yang sudah ditunjuk.

Kepala Bidang Standarisasi dan Penerapan TIK Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Erwindo mengaku pihaknya sudah ada rencana membangun videotron di beberapa titik lokasi untuk penayangan hasil kerja dan kegiatan Bupati Bekasi maupun SKPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

“Kalau untuk yang sekarang mungkin baru satu, itu juga dilakukan oleh Kantor Berita Antara yang lokasinya berada di sekitar Grandwisata, Tambun Selatan,” ungkapnya seperti dilansir dari media lokal Jumat (3/7/2020).

Erwin menjelaskan, untuk realisasi fisiknya akan dibangun di pertengahan bulan Juli 2020 ini. Terkait penunjukan Grandwisata sebagai penempatan titik lokasi pemasangan videotron, papar dia, berdasarkan usulan konsultan yang ditunjuk oleh Antara langsung dan bukan dari Diskominfosantik.

“Kalau yang di Grandwisata dilakukan langsung oleh konsultan, khusus untuk penempatan lokasi ditunjuk Antara,” kata dia.

Sementara untuk pemasangan videotron yang akan dilakukan Diskominfo, beber Erwin, ada di beberapa titik lokasi, diantaranya Gedung Juang Tambun Selatan, Taman Cibitung, Taman Sehati serta perempatan Lippo, dan itu usulan yang akan diajukan di tahun 2021.

“Di kita ada 4 titik lokasi menjadi tempat bakal dipasangnya videotron sebagaimana yang dijelaskan di atas tadi,”ulasnya.

“Dicari Wartawan Berpengalaman Untuk Liputan di Kabupaten Bekasi, Anda Berminat Hubungi WA: 08128583310″

“Bahkan ke depan juga ada pemikiran ingin memasang videotron ini ke titik wilayah perbatasan Kabupaten Bekasi. Dan itu bagaimana baiknya masukan dari Bupati Bekasi,” ulas dia lagi.

Erwin berharap videotron yang dipasang di titik publik dapat menjadi sebuah edukasi bagi masyarakat, terutama konten positif berupa ajakan yang disampaikan beberapa instansi baik Pemerintah Daerah, Kepolisian, Kejaksaan hingga SKPD terkait. (rus/bec)