Warga Kp Tikungan Desa Segarajaya Pertanyakan Janji Manis PT. Waskita

oleh -273 views
Armada alat berat milik PT. Waskita saat melintasi jalan di Kampung Tikungan Desa Segara Jaya. (foto: tahar)

TARUMAJAYA, BEKASIPEDIA.com – Tidak adanya kejelasan prihal proposal yang diajukan sejumlah warga Kp Tikungan kepada PT Waskita selaku pelaksana pembangunan Jalan Tol Cibitung-Cilincing sekitar satu tahun lalu membuat sejumlah warga geram.

Pasalnya saat diajukan pihak Waskita beberapa kali telah mensurvey dan mengambil foto bagian rumah yang mengalami keretakan akibat dampak lintas alat-alat berat proyek pembangunan jalan tol Cibitung – Cilincing.

Seperti yang diutarakan Habib, salah satu Warga Kampung Tikungan, Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya ada beberapa warga yang mempertanyakan prihal proposal yang pernah diajukan kepada pihak PT. Waskita mengingat lintas alat-alat berat yang melintasi jalan di rumahnya seringkali melebihi kapasitas tonase jalan sehingga struktur tanahnya mengalami perubahan yang kemudian berdampak pada keretakan dinding rumah warga.

Untuk mengantisipasi tuntutan warga ke hal yang tidak diinginkan, Habib kemudian berinisiatif mendatangi kantor proyek Waskita di Jalan Kampung Keramat, Desa Samudra Jaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Jumat (7/8/2020) lalu.

“Waktu awal berjalannya proyek, kami sudah pertanyakan mengenai kompensasi dari dampak tersebut, rumah kami dan warga banyak yang sudah difoto-foto, lantas kami disodori surat proposal karena ada juga dari warga yang menanda tangani surat tapi saya lupa surat itu buat apa,” jelas Habib di Kantor Proyek Waskita.

“Setelah mengambil beberapa gambar di tempat warga yang mengalamai keretakan, kemudian ada beberapa aparat dan pihak Waskita yang kembali mensurvey dan mengatakan akan menindak lanjutinya, namun sampai saat ini janji itu menguap,” katanya lagi menambahkan.

“Selentingan, ada kabar yang mengatakan sebagian warga sudah ada yang mendapat jadi itu saya sampaikan kepada wartawan yang kebetulan turut memuat beritanya setahun silam, jadi saya mempertanyakan itu agar ada kejelasannya,” pungkasnya.

Sayangnya, Huda, Humas PT Waskita tidak berada di Kantor Proyek saat dikonfirmasi warga terkait permohonan proposal tersebut, namun melalui telephone selulernya dirinya mengatakan akan membuka kembali data-data penerima proposal mengingat masalah tersebut sudah cukup lama.

“Kita akan coba buka berkasnya, nanti akan kita lihat siapa-siapa warga yang menerima proposal tersebut,” ujarnya kepada BEKASIPEDIA.com saat dikonfirmasi lewat selularnya.

Sementara itu secara terpisah, Nurhayati, masih di lingkungan Kampung Tikungan mengeluhkan keadaan dinding pagar rumahnya yang kian parah.  “Lihat saja sendiri, sekarang sudah bukan retak lagi tapi sudah belah, kalau bukan karena proyek Waskita gak mungkinlah saya minta ganti rugi. Kalau gak percaya tongkrongin saja di sini, nanti saat mobil alat berat dari proyek jalan tol lewat baru terbukti, jalannya seupil tapi mobilnya gede-gede dan berat-berat,” cetusnya kesal.

Hal senada disampaikan warga Kampung Tikungan lainnya, yakni Ustad Kasirin, kepada media dirinya mengaku siap mendatangi kantor proyek Waskita untuk meminta kejelasan, “Bila tidak juga direspon kita lihat saja nanti apa bentuk aksi warga yang akan dilakukan, tapi tetaplah kita harapkan ada komunikasi yang baik dengan pihak Waskita,” ujarnya kepada BEKASIPEDIA.com.

Sayangnya saat berita ini diunggah, Huda selaku Humas di PT. Waskita pada proyek pembangunan jalan tol Cibitung- Cilincing area Tarumajaya dan sekitarnya tidak merespon konfirmasi lanjutan yang dikirim media BEKASIPEDIA.com lewat telepon selulernya. (tahar)