Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Tekankan Kapasitas Kinerja Aparatur Pemerintah

oleh -230 views
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Uju, mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, agar kembali bekerja pada Senin 10 Juni 2019 mendatang. (ist)

BEKASI SELATAN, BEKASIPEDIA.com – Masa transisi New Normal di Kota Bekasi, Jawa Barat, mulai terlihat kembali peningkatan kinerja aparatur Pemerintah.

Begitu pula saat Apel Senin (29/6/2020) mulai dilaksanakan hanya untuk Esselon II, III dan IV, sedangkan untuk Lurah di laksanakan di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menjadi pembina apel, didampingi Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono dan Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Reny Hendrawaty.

Wali Kota Bekasi menegaskan untuk peningakatan kinerja bagi aparatur, baik didalam kedinasan maupun di wilayah.

“Bagi aparatur untuk kembali melayani warga masyarakat di masa transisi new normal ini, karena pada saat empat bulan kebelakang ini, kita difokuskan penanganan cepat tanggap wabah yang mendunia ini dan hasilnya bisa dirasakan pada saat ini sebagai penanganannya,” ujarnya.

Wali Kota juga menyampaikan beberapa hal kepada Kepala OPD dan Kepapa Wilayah yang hadir bahwa dalam masa transisi ini yang di jadwalkan sampai 2 Juli 2020, kecuali Gugus Tugas, Sekretariat dan Dinas Kesehatan akan masih tetap berada di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Bekasi yakni di Stadion PCB, yang lain silahkan menyesuaikan kembali ke tempatnya dan lakukan kegiatan seperti biasa untuk keperluan warga.

Lanjutnya, tugas-tugas relawan atau OPD berdasarkan kewilayahan segera di evaluasi untuk melengkapi proses penyelenggaraan dari status siaga Covid 19 sampai dengan Adaptasi Tatanan New Normal di Kota Bekasi.

“Buat evaluasinya dan sinkronisasi dengan pendampingan aparat penegak hukum agar menjadi bahan laporan untuk mengantisipasi ke depan jika ada suatu permasalahan,” ungkap Rahmat.

Ia menyebutkan, proses wabah ini belum selesai, masa transisi harus optimal karena adanya angka penurunan covid bagi terpaparnya kasus ini. Sekarang, kegiatan OPD sudah mulai perlahan berjalan kembali. Untuk Kadinkes dan Direktur RSUD, Kit Covid untuk tes dan alat APD jangan sampai kosong, tegasnya.

Wali Kota juga mengintruksikan kepada Kepala Bapelitbangda untuk harus mengevaluasi Monev dan Dalev, juga Kepala OPD dalam kinerjanya proses administrasi harus memahami pencapaian target.

“Setelah tanggal 2 ini proses dan penanggung jawab covid bisa perlahan diserahkan kepada tugas di Dinas Kesehatan, Sekda harus memerintahkan lansung dan dicatat alurnya,” tambahnya. (rus)