Van T-Class Baru Terlihat Diuji Sebelum Peluncuran di Pasar Otomotif Dunia

oleh -120 views
Van T-Class dari Mercedes. (ist)


BEKASIPEDIA.com – Produsen mobil mewah asal Jerman, Mercedes-Benz terlihat sedang sibuk menguji kendaraan Mercedes T-Class MPV yang nantinya bakal menempati posisi di bawah V-Class dalam jajaran merek tersebut.

Dikutip dari Autoexpress, Senin (7/12/2020), kendaraan van yang berbalut stiker ini direncanakan akan diluncurkan pada paruh pertama di tahun 2022 mendatang.

Kendaraan ini nantinya akan dimasukkan ke dalam jajaran MPV berbasis van Mercedes di bawah V-Class. Saat ini, T-Class sedang dikembangkan bersama dengan van Citan yang terkait erat dan direncanakan menjadi pesaing terdekat dari Volkswagen Caddy yang baru saja diluncurkan.

Balutan stiker yang mempesona ini mengungkapkan visual T-Class yang memiliki siluet dari bentuk van tradisional yang memiliki bahu dan roda yang lebih tegas. Roda dan bahu yang tegas guna mempertegas kendaraan ini sebagai Mercedes-Benz yang sekilas mirip dengan Renault Kangoo dan van kecil dari Nissan.

Kembali ditegaskan bahwa, T-Class dikembangkan bekerjasama dengan aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi dan platform van yang digunakan adalah versi modifikasi dari yang digunakan Renault Megane terbaru.

Terlepas dari penyamaran tersebut, T-Class mungkin akan hadir dengan pintu belakang geser ganda yang memberikan akses ke kabin kelas atas yang diklaim akan “menyandang DNA Mercedes”.

Banyak yang berharap van ini akan menggunakan sistem infotainment MBUX terbaru dari yang mencakup asisten on-board “Hey Mercedes”, ditambahkan tingkat teknologi dan konektivitas terdepan di kelasnya.

Di bawah kap mesin, T-Class diharapkan mendapatkan mesin bensin dan diesel yang bersumber dari Renault-Nissan Alliance, dengan diesel 1,5 liter dan bensin turbocharged 1,3 liter yang saat ini tersedia di Mercedes A-Class, Renault Kadjar dan Nissan Qashqai keduanya tersedia.

Kendaraan ini direncanakan akan diluncurkan di Eropa pada tahun 2021, Mercedes T-Class baru tidak akan dijual di Inggris hingga paruh pertama tahun 2022. (rus/ant)