Terkait Masalah Sabuk Pengaman, Tesla Recall 7.696 Kendaraan Model 3 dan Y

oleh -82 views

BEKASIPEDIA.com – Produsen mobil listrik, Tesla telah memulai penarikan (recall) dua model mobil sebanyak 7.696 unit di Amerika Serikat (AS) karena masalah sabuk pengaman. Demikian dikutip dari situs Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional AS (National Highway Traffic Safety Administration/NHTSA), seperti dilansir Jumat (11/6/2021).

Dari total recall tersebut, sebanyak 5.530 dilakukan pada Model 3 produksi 2018 hingga 2020 dan Model Y produksi tahun 2019 hingga 2021. Recall dilakukan menyangkut masalah sabuk pengaman di kursi pengemudi dan penumpang depan. Adapun mobil-mobil itu diproduksi antara 6 Juli 2018 hingga 21 Maret 2020.

Tesla mengatakan kepada NHTSA bahwa masalah ini karena kegagalan mengencangkan sabuk pengaman ke tempatnya dengan benar atau untuk memverifikasi spesifikasi dengan benar terpenuhi setelah memasang sabuk pengaman.

NHTSA menulis dalam recall itu, “Pengikat yang tidak terpasang dengan benar dapat mencegah sistem sabuk pengaman bekerja seperti yang dirancang, dan meningkatkan risiko cedera.”

Penarikan kedua berlaku pada 2.166 crossover Model Y Tesla produksi 26 November tahun 2019 hingga 30 Maret 2021.

“Selama perakitan, jika operator gagal melakukan beberapa upaya untuk memutar pengencang retraktor sabuk pengaman kiri atau kanan baris kedua ke spesifikasi yang benar, mungkin secara tidak sadar telah memasang ulir silang pada pengencang. Hal ini membahayakan kemampuan torsi pengencang ke spesifikasi yang benar, meskipun ada konfirmasi dalam catatan torsi,” kata Tesla kepada NHTSA dalam notikasi cacat produksi yang dikirim ke agen keselamatan kendaraan pada akhir Mei.

Tesla juga mencatat terkadang ada “suara tidak normal” yang menunjukkan masalah sabuk pengaman di kendaraan.

Seperti yang dilaporkan CNBC sebelumnya, Tesla juga menarik 5.974 kendaraan Model 3 dan Model Y karena baut yang berpotensi longgar di kaliper rem. Masalah itu dapat menyebabkan, antara lain, hilangnya tekanan pada ban dan dapat memengaruhi kinerja dan keselamatan kendaraan. (rus/brs)