Soal Viral Parkir Gratis di Minimarket Bekasi, Pemkot Bekasi Berikan Tanggapan Terkait Pajak Parkir

oleh -60 views
Pemerintah Kota Bekasi bakal menerapkan parkir berbayar di sejumlah gerai minimarket dan restoran di Bekasi, Jawa Barat. Hal itu untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD). (ist)

BEKASI SELATAN, BEKASIPEDIA.com – Sebuah unggahan foto spanduk “Parkir Gratis” di gerai minimarket di Kota Bekasi viral dan memicu perdebatan di media sosial.

Sebagian warga mendukung kebijakan minimarket tersebut, lantaran keberadaan tukang parkir membuat pelanggan resah alias rugi.

Sementara ada juga yang menolak. Pasalnya keberadaan tukang parkir justru menguntungkan. Karena berfungsi menjaga kendaraan dan membantu saat menyeberang.

Menanggapi polemik ini, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Pemerintah Kota Bekasi memastikan pemasangan spanduk di sejumlah gerai minimarket belum pernah dikoordinasikan ke Pemerintahan Kota Bekasi.

“Terkait pemasangan tersebut belum pernah dikoordinasikan dengan pihak pemda, akan tetapi pada prinsipnya mendukung bukan hanya terkait pungutan parkir yang bukan menjadi titik pungutan parkir sebagaimana tercantum dalam Kepwal 974 Tahun 2019 akan tetapi semua pungutan liar di segala aspek wajib hukumnya dilaporkan kepada pihak kepolisian,” dalam keterangan tertulis PPID yang dilayabgkan di WhatsApp Group Humas Pemkot Bekasi, Minggu (31/10/2021).

Menurut Pemda Bekasi, parkir merupakan jenis Pandapatan Asli Daerah (PAD) baik berupa pajak maupun retribusi yang legal dan diatur secara resmi dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Dari sini, pemerintah daerah berhak menerima Pendapatan Asli Daerah (PAD) atas parkir sepanjang sudah menetapkan ketentuan tersebut dalam peraturan daerah (perda) baik dari sisi objek pajak, subjek pajak maupun tarif.

Dapat dijelaskan pula bahwa pengertian parkir dan jenisnya. Parkir adalah keadaan kendaraan berhenti dan/atau tidak bergerak untuk beberapa saat dan ditinggalkan penumpangnya.

Parkir onstreet adalah parkir yang peruntukannya berada di bahu jalan, sedangkan parkir offstreet adalah parkir yang peruntukannya berada di luar bahu jalan.

Penjelasan ini menjawab mengenai viralnya pemberitaan parkir gratis Indomaret di Kota Bekasi.

Bila sesuai dengan ketentuan dalam perda dimaksud, maka hal ini adalah sebuah potensi PAD.

“Mengingat saat ini data minimarket di Kota Bekasi jumlahnya signifikan yakni Indomaret sebanyak 447, Alfamart sebanyak 358 dan Alfamidi sebanyak 101 sehingga ditotal sebanyak 906 minimarket,” tulis keterangan tersebut.

Beberapa hal mengenai pengelolaan parkir di Kota Bekasi:

1. Aspek Legalitas Pengelolaan.

Pengelolaan parkir di Kota Bekasi mengacu kepada beberapa aspek legalitas yaitu:

A. Perda No 11 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Retribusi Parkir dan Terminal.

B. Perda No 10 Tahun 2020 tentang Pajak Daerah.

C. Kepwal 974 Tahun 2019 tentang Penetapan Titik Retribusi Parkir di Bahu Jalan di Kota Bekasi.

Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Retribusi Parkir dan Terminal termuat tentang:

1. Ruang milik jalan atau pada bahu jalan yang dimiliki pemerintah daerah berupa retribusi dengan memperhatian aspek-aspek aturan lalu lintas (pasal 20).

2. Di luar ruang milik jalan atau tempat parkir khusus yang dimiliki oleh:

a. Pemerintah Daerah seperti pasar atau lahan kawasan perdagangan yang sudah diserahterimakan kepada pemerintah daerah (retribusi)

b. Pihak swasta seperti di pusat perbelanjaan, RS Swasta dll (pajak). (ist/pede)