Soal Ultah Walkot Bekasi yang Dibubarkan di Puncak Bogor, Masih Tanda Tanya?

oleh -184 views
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi. (ist)

BOGOR, BEKASIPEDIA.com – Beberapa hari ini terdengar kabar di media sosial, bahwasannya Walikota Bekasi, Rahmat Effendi sempat akan menggelar acara perayaan Ulang Tahunnya di Puncak Bogor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tetapi segera dibubarkan Satgas Covid 19 setempat mengingat kawasan tersebut masih zona merah dan sedang menerapkan PPKM.

Pada Senin (15/2/2021) seperti dilansir dari CNN Indonesia mengutib penjabaran kronolisnya dari Camat Cisarua Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Deni Humaedi menjelaskan, kronologi acara perayaan ulang tahun Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Puncak Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/2/2021) malam. Acara tersebut akhirnya diminta berhenti oleh Satgas Kecamatan Cisarua.

Deni mengatakan Satgas Kecamatan awalnya menerima laporan dari masyarakat sekitar terkait keramaian di sebuah villa saat acara berlangsung.

“Kalau yang namanya villa itu boleh diisi oleh pemilik, dia kan pemilik. Ketika ada laporan dari warga, ya saya selaku satgas wajar, artinya turun ke TKP (tempat kejadian perkara),” kata Deni seperti dilansir CNNIndonesia.com, Senin (15/2/2021).

Deni mengatakan saat turun ke TKP, dia langsung menyampaikan dan menyarankan kepada Wali Kota Bekasi agar acara tersebut dihentikan.

Menurut dia, saat itu saran yang disampaikan langsung diikuti secara kooperatif hingga acara dihentikan.

“Saya sampaikan secara persuasif dan di sana juga kooperatif, sampai di situ. Setelah itu dari sana acaranya berhenti, bubar. Saya artinya mohon maaf menyampaikan aturan, enggak ada keributan atau saya diadang atau seperti apa, enggak ada ketegangan, kericuhan,” ucap dia.

Sementara itu, Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor Irwan Purnawan mengatakan bahwa pihaknya sudah mengetahui kejadian itu.

Namun Irwan mengaku tidak tahu detail peristiwa itu sebab belum ada laporan dari Satgas Kecamatan.

“Malam tadi saya dapat info, tapi saya belum dapat laporan resmi, itu dari satgas kecamatan, tapi kami belum dapat laporan, belum tahu detailnya,” kata dia.

CNNIndonesia.com telah berusaha mengonfirmasi kejadian itu kepada Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, namun yang bersangkutan tak merespons pesan singkat maupun panggilan telepon. (ist/cnn)