Sampah Berceceran di Pinggir Kali Irigasi Bekasi Timbulkan Bau Tidak Sedap

oleh -136 views
Kawasan Medan Satria yang dikenal dengan wilayah Kota Harapan Indah dengan kondisi lingkungan asri dan modern. Namun, ada juga titik yang tidak terawat. Ya terlihat tumpukan sampah berceceran di sepanjang pinggir Kali Irigasi di Jalan Irigasi, Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat. Sampah terlihat menumpuk hingga menghalangi jalan. (ist)

MEDAN SATRIA, BEKASIPEDIA.com – Kawasan Medan Satria yang dikenal dengan wilayah Kota Harapan Indah dengan kondisi lingkungan asri dan modern. Namun, ada juga titik yang tidak terawat. Ya terlihat tumpukan sampah berceceran di sepanjang pinggir Kali Irigasi di Jalan Irigasi, Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat. Sampah terlihat menumpuk hingga menghalangi jalan.

Seperti dilansir dari detikcom pada Rabu (19/6/2019), sampah menumpuk dan membuat kotor Jalan Irigasi. Lokasi ini berada persis di samping Kali Irigasi di tepi Jalan Irigasi, Medan Satria, Kota Bekasi, terdapat tumpukan sampah. Posisinya persis di samping Kali Irigasi.

Sampah-sampah tersebut menimbulkan bau tidak sedap. Terlihat berbagai macam jenis sampah. Sampah jenis plastik mendominasi tumpukan tersebut.

Posisi sampah semakin tercecer karena adanya sapi-sapi yang mengacak-acak sampah. Sapi-sapi bahkan memakan sisa sampah yang ada di pinggir jalan tersebut.

Sejumlah pengendara yang berlalu lalang tampak menghindari sampah-sampah yang berceceran. Tidak jarang pengendara yang melintas menutup hidung karena aroma sampah yang tidak sedap. Warga sekitar, Hambali, mengatakan sampah-sampah ini ulah warga sekitar yang membuangnya sembarangan. Tidak jarang, pelaku sengaja melintas ke lokasi untuk membuang sampah di situ.

“Iya warga, terutama yang melintas kadang dari motor buang plastik. Kadang-kadang karung, kulit jeruk, sampah plastik, rumah tangga, sampah dapur, macem-macem lah,” ujar Hambali.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Yayan, mengaku akan mengerahkan anak buahnya untuk segera membersihkan tumpukan sampah itu. Yayan mengakui armada dan personelnya terbatas, sehingga tak bisa secara cepat membersihkan sampah secara keseluruhan.

“Ya nanti gini kalau namanya sampah-sampah apakah itu yang numpuk di pinggir jalan, pinggir kali, disebut ada orang tumpukan sampah liar, kita akan segera membersihkan sampah itu. Kalau memang armada kita terbatas, kemudian personil terbatas, makanya kita bertahap. Karena memang setelah lebaran banyak banget produksi sampah rumah tangga,” ujar Yayan ketika dihubungi.

Yayan mengatakan akan mencoba membuat tempat penampungan sampah sementara yang layak.

“Kita akan coba supaya dirapikan, jangan sampai di pinggir jalan ada terlihat tumpukan sampah. Kita hindari lah, kita akan buat, kalau ada didirikan tempat pembuangan sementara itu lebih bagus,” ujar Yayan. (*)