Sambut Hari Kemerdekaan, Generasi Optimis Indonesia Gelar Bakti Untuk Negeri

oleh -176 views
Dalam rangka merayakan Kemerdekaan Republik Indonesia, Generasi Optimis (GO) Indonesia mengadakan Bakti Sosial Kesehatan pada Rabu (21/8/2019) di daerah Bintara, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat. Tepatnya di sekitar Sekolah KAMI yang khusus diperuntukkan bagi anak-anak pemulung dan kaum dhuafa di Jalan Bintara Jaya Dalam IV, RT3/RW 9, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat. (ist)

BEKASI BARAT, BEKASIPEDIA.com – Dalam rangka merayakan Kemerdekaan Republik Indonesia, Generasi Optimis (GO) Indonesia mengadakan Bakti Sosial Kesehatan pada Rabu (21/8/2019) di daerah Bintara, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat. Tepatnya di sekitar Sekolah KAMI yang khusus diperuntukkan bagi anak-anak pemulung dan kaum dhuafa di Jalan Bintara Jaya Dalam IV, RT3/RW 9, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Ketua Dewan Pengurus Nasional (Bidang Kesehatan) GO Indonesia, Merryany Girsang,M.Sc., mengatakan bahwa giat bakti sosial tersebut dilakukan sebagai bentuk mandat kemanusiaan yang sudah seharusnya dijalankan.

Merryany mengatakan pilihan lokasi kegiatan pun mengikuti data Puskesmas. Menurut data Puskesmas wilayah Bintara, terdapat banyak keluarga pemulung yang hampir semuanya berasal dari luar daerah dan jumlahnya mencapai sekitar 150 Kepala Keluarga.

“Keluarga-keluarga pemulung ini semuanya bertempat-tinggal di wilayah tersebut bersama dengan tumpukan sampah. Tentu tempatnya tampak kumuh dan kotor. Ada gerakan dalam hati kami untuk berbuat sesuatu bagi mereka. Kami bersyukur rencana baksos ini akhirnya terlaksana dengan baik,” jelas Merryany.

“Melihat kondisi area tempat tinggal para pemulung ini, terus terang, tergerak hati saya untuk menolong mereka yang kurang kesehatannya, apa lagi berbagai penyakit akibat lingkungan yang kurang bersih bisa menyebabkan timbulnya berbagai penyakit. Di limgkungan ini ada penyakit-penyakit yang diderita keluarga pemulung tersebut selama bertahun-tahun,” terang Merryany.

Dalam baksos kali ini GO Indonesia, sambungnya, melakukan pemeriksaan kesehatan keluarga pemulung dan masyarakat sekitar, termasuk pemeriksaan laboratorium darah, terhadap gula darah, asam urat, kolesterol dan tensi darah serta pemberian pengobatan sesuai dengan hasil pemeriksaan darah mereka.

 

Mantan pejabat di Kementerian Kesehatan tersebut juga mengaku bahwa kegiatan bakti sosial yang dilakukan GO Indonesia itu mengacu kepada rencana program kesehatan yang tertuang dalam pidato Presiden RI Joko Widodo pada Visi Indonesia 2019-2024.
“GO Indonesia mendukung penuh visi Presiden Jokowi, dan kami sepakat bahwa masyarakat Indonesia perlu lebih mandiri dan meningkatkan ketahanan kesehatan,” jelasnya lagi.

Ia menambahkan, GO Indonesia bukannya tanpa alasan mendukung visi Presiden Jokowi. “Kami melihat ke depan ini pembangunan SDM adalah aspek strategis yang harus menjadi misi utama Pemerintah. Dengan meningkatkan SDM melalui pendidikan dan jaminan kesehatan, maka niscaya dapat menciptakan generasi yang mandiri yang sehat jasmani dan rohaninya.”

“Untuk itu diperlukan capaian-capaian kesehatan yang bisa dirintis siapa saja yang peduli terhadap kesehatan. GO Indonesia berikhtiar membantu Pemerintah dalam menciptakan ketahanan kesehatan, salah satunya melalui kegiatan sosial yang dapat dilakukan secara berkesinambungan kepada masyarakat,” ujar Merryany.

Di saat yang sama, Sekretaris Jenderal (Sekjen) GO Indonesia. Tigor Mulo Horas Sinaga mengatakan bahwa untuk mencapai kesehatan masyarakat yang prima dan mandiri perlu adanya sosialisasi kesehatan yang diberikan secara terus menerus kepada masyarakat. Horas mengatakan, sosialisasi kesehatan akan berdampak positif terhadap masyarakat yang kurang pengetahuan tentang kesehatan. “Nah melalui baksos di Bintara ini, kita harapkan sosialisasi kesehatan dan pengobatan bisa terlaksana,” katanya.

Sekjen GO Indonesia juga mengapresiasi Sekolah Kami yang dibangun bersebelahan dengan rumah-rumah para pemulung tersebut. “GO Indonesia mengapresiasi Dr. Irina Amongpradja yang membangun sekolah di pemukiman pemulung. Beliau berhati mulia, beliau secara sukarela membantu tugas Pemerintah, sehingga semua anak dari keluarga pemulung di sini mendapat tempat bermain dan tempat menimba ilmu secara gratis, tanpa dipungut biaya, termasuk makan dan minum pun dibebaskan dari pungutan biaya.”

“Sekolah Kami ini hebat, karena berhasil selenggarakan kegiatan rutin belajar-mengajar untuk tingkat SD, SMP dan SMA. Lingkungan sekolahnya sangat asri dan semua murid diberi extra kurikuler yang meningkatkan keahlian dalam bekerja di masyarakat, seperti menanam, menjahit, dan belajar seni. Ini hebat, dan GO Indonesia akan selalu mendukung orang-orang dan lembaga-lembaga hebat untuk makin berkembang demi manusia Indonesiayang unggul seperti yang dititahkan oleh Presiden Jokowi,” tandasnya. (*)