Rintis Usaha di Tengah Resesi, Produk Makanan & Minuman Masih Laku di Pasar

oleh -137 views
Usaha Kuliner. (ist)

BEKASI SELATAN, BEKASIPEDIA – Resesi di depan mata. Di tengah pelemahan ekonomi seperti ini akan menjadi sulit untuk merintis sebuah usaha.

Pemilihan produk yang tepat menjadi kunci dalam keberhasilan usaha di tengah resesi yang terjadi di tengah kondisi pandemi saat ini.

Pakar marketing Dewa Eka Prayoga alias Dewa Selling yang dilansir dari detik.com ini, mengungkapkan, di tengah kondisi seperti ini, produk yang bisa memenuhi kebutuhan dasar manusia akan laku di masyarakat.

Bagi yang mau menentukan produk, menurut Dewa, harus bisa memilah produk mana yang harus dipenuhi sebagai kebutuhan, dan produk mana yang pemenuhannya hanya untuk gengsi semata.

“Bicara jenis usahanya, kita harus lihat yang paling dasar adalah kebutuhan dasar manusia. Apa saja? Makan, minum, safety. Di atasnya itu baru sifatnya gengsi, keinginan saja. Nah mana yang saat pandemi dan resesi bakal laris? Itu adalah barang yang sifatnya kebutuhan dasar,” kata Dewa yang dilansir Sabtu (10/10/2020).

“Orang itu akan mati kalau kebutuhannya tidak terpenuhi, tapi nggak akan mati kalau keinginannya tidak terpenuhi,” tegasnya.

Setelah itu, Dewa mengatakan dalam menentukan produk, harus bisa menyesuaikan kondisi. Misalnya, dalam menjual makanan, membuka usaha restoran yang bisa makan di tempat jelas tidak akan laku.

Maka produk harus dijual dengan bentuk lain, misalnya makanan yang bentuknya mudah dikirim. Bisa berbentuk makanan ringan yang dibungkus, ataupun bisa juga frozen food alias makanan beku.

“Maka kita harus jualan kebutuhan hidup, kita petakan deh. Misalnya kebutuhan makanan minuman, kayak apa bentuknya? Dine in nggak bisa nih tengah pandemi, ya sudah kita main yang bisa dikirim, entah makanan ringan, frozen food, dan lain-lain,” ungkap Dewa.

Kemudian dia mencontohkan hal lain, melihat kondisi di tengah pandemi misalnya. Banyak orang mencari cara untuk meningkatkan daya tubuh, menjual produk minuman herbal hingga vitamin akan sangat cocok dilakukan.

“Jual vitamin, Propolis, atau apa yang herbal itu juga akan cocok sekali di saat pandemi ini,” kata Dewa.

Dia juga menyebutkan dalam memulai usaha sebisa mungkin mencari produk yang bisa memiliki cashflow cepat. Maksudnya, aliran uangnya bisa cepat berputar.

“Cari usaha yang modalnya minim, tapi cepat laku di masyarakat. Lalu cashflownya ini cepat, jadi keuntungannya bisa langsung didapatkan. Misalnya per harian, atau bulanan,” ungkap Dewa. (wik)