Respons Heri Koswara DPRD Jabar: Pemerintah Kota Bekasi Harus Mulai Berikan Perhatian ke Sekolah Swasta

oleh -149 views
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Heri Koswara. (ist)

BEKASI SELATAN, BEKASIPEDIA.com – Dinas Pendidikan Kota Bekasi menyebutkan jumlah kelulusan siswa SD tahun ajaran 2020/2021 berjumlah 45.431 anak. Mirisnya, jumlah siswa yang bisa ditampung di SMP Negeri Kota Bekasi tahun ini hanya sebanyak 13.472 anak atau kurang dari 40 persen jumlah kelulusan.

Dengan demikian, sisa kelulusan sebesar 31.959 anak akan ditampung di SMP swasta. Namun kabarnya, SMP swasta pun hanya memiliki daya tampung sebanyak 20.000 siswa.

Menanggapi masalah ini, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Heri Koswara mengatakan sudah saatnya pemerintah tak melulu fokus terhadap sekolah-sekolah negeri. Pemerintah harus mulai memberikan perhatian lebih terhadap keberadaan sekolah-sekolah swasta, di tengah minimnya daya tampung sekolah negeri. “Perhatian pemerintah jangan melulu ke negeri, tapi juga ke swasta harus ditambah, sehingga punya lembaga yang mandiri dan mutu yang bagus,” kata Heri seperti dilansir Sabtu (12/6/2021).

Menurutnya, dengan adanya perhatian lebih dari pemerintah, diyakini dapat semakin meningkatkan kualitas dan standar pendidikan sekolah swasta untuk bisa bersaing dengan negeri.

Hal ini juga demi menghilangkan stigma masyarakat yang kerap membeda-bedakan sekolah negeri dan swasta, dimana banyak orangtua yang menginginkan sekolah favorit bagi sang anak. “Sehingga mereka yang selama ini menyempurnakan anak-anak yang awalnya tidak bisa sekolah di negeri, kemudian sekolah di swasta. Jadi perhatian pemerintah harus lebih diperhatikan, tidak hanya di negeri, tapi juga di swasta,” ujarnya.

Sebagai orang berpengalaman mengurusi sektor pendidikan saat menjabat dewan di Kota Bekasi, Heri mengaku minimnya daya tampung sekolah negeri merupakan persoalan yang hampir merata di seluruh pelosok Tanah Air. Beberapa kendala, seperti ketersediaan anggaran, lahan serta sumber daya manusia (SDM), masih menjadi faktor utama hal ini.

“Ini sesungguhnya menunjukkan, bahwa pemerintah belum 100 persen mampu menyiapkan ruang kelas baru untuk anak-anak yang lulus dari SD,” ungkapnya.

Karena itu, Heri menegaskan pentingnya sinergi antara sekolah negeri dan swasta dalam menunjang mutu pendidikan, sehingga mampu mencetak lulusan-lulusan berkualitas.

“Meski saya yakin ada juga sebagian masyarakat yang tidak negeri minded, artinya sekolah di mana saja sama. Yang penting kualitas dan mutu sekolah itu bisa dirasakan oleh anak-anak setelah keluar dari sekolah itu,” paparnya.

Anak Berkebutuhan Khusus

Selain itu, Heri juga menyoroti pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus, yang dewasa ini semakin menjadi perhatian banyak kalangan. Berbagai fasilitas pendukung diketahui terus dikembangkan untuk memberikan kemudahan bagi anak-anak penyandang disabilitas menimba ilmu.

Heri menegaskan, pendidikan menjadi dasar penting dan vital bagi seseorang untuk meraih pencapaian dalam hidup. Terlebih lagi menjadi kunci utama bagi kemajuan dan kesejahteraan sebuah bangsa dan umat manusia.

“Sejatinya setiap orang berhak mendapatkan akses pendidikan yang layak dan memadai. Pendidikan berdampak cukup besar bagi kesuksesan seseorang, dalam artinya kesejahteraan hidup,” jelas salah satu penyelenggara yayasan pendidikan bagi anak disabilitas dan kurang mampu itu.

Heri juga mengaku memiliki visi misi memajukan masyarakat sekitarnya melalui pendidikan. Hal ini dibarengi dengan usahanya mendirikan sekolah formal swasta dari tingkat TK hingga perguruan tinggi.

“Kemajuan sebuah bangsa terletak pada pendidikan dan para generasi bangsa itu sendiri. Dan saya yakin Kota Bekasi dan Depok dapat lebih maju dan sejahtera dengan meningkatkan kualitas pendidikan, kesejahteraan serta menumbuhkan keharmonisan kehidupan sosial masyarakat,” pungkasnya. (lp6/jek)