PT. PJB UP Muara Tawar Inisiasi Konsep Pengembangan PRPM Menjadi Kawasan Wisata Bahari Jembatan Cinta Terpadu

oleh -390 views
Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat berpose bersama dengan pihak PT. PJB dan pengelola Kawasan Wisata Jembatan Cinta. (foto: tahar)

TARUMAJAYA, BEKASIPEDIA.com – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat, Dede Sunandar memberi apresiasi dan dukungannya kepada PT. Pembangkitan Jawa Bali (PJB) UP Muara Tawar yang telah menginisiasi Konsep Pengembangan Pengelolaan PPI Paljaya menjadi Kawasan Eko Wisata Bahari terpadu di Balai Nelayan PPI Paljaya Desa Segara Jaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (16/12/2020) kemarin.

“Saya menyambut baik rencana pengembangan Program Eko Wisata Bahari yang telah diinisiasi PT PJB, namun harapan saya bila rencana tersebut berhasil terealisasi hendaknya pihak-pihak yang terlibat dalam pengembangan tersebut tidak saling mengunggulkan jasa atau mengklaim merasa menjadi pihak yang paling berjasa,” ujar Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Jabar, Dede Sunandar dalam sambutannya.

Kemudian Dede Sunandar dalam pemaparannya mencontohkan apa yang telah di terapkan oleh Gubernur Jawa Barat dalam pelaksanaan pembangunan yang menerapkan konsep Pentahelix Sinergitas dengan 5 pilar ABCGM ( Akademisi, Bisnis, Community, Goverment dan Media ), dimana unsur Akademis, Bisnis, Komunitas, Pemerintah dan Media bersatu membangun kebersamaan dalam pembangunan.

“Saya berharap, dengan banyaknya pihak yang terlibat, terbentuk kolaborasi yang proposional dan meningkatkan sinergitas dengan inovasi-inovasi baru sehingga dapat mewujudkan kawasan wisata edukatif yang bermanfaat kepada masarakat,” jelas Dede Sunandar.

“Hanya saja dalam pengembangannya, saya berharap tidak melupakan niatan awal sebagai Pusat Restorasi Pembelajaran Mangrove (PRPM),” pungkasnya.

Saat dikonfirmasi BEKASIPEDIA.com, Awang, salah satu team CSR PT PJB UP MUARA TAWAR, dalam keterangannya mengatakan bahwa tujuan dari pembahasan rencana pengembangan kawasan wisata yang dilaksanakan di Balai Nelayan PPI Paljaya adalah untuk memadukan konsep dari PJB dengan Dinas Kelautan dan Perikanan baik Provinsi maupun kabupaten Bekasi.

“Selain itu untuk menghindari adanya perbedaan persepsi terkait konsep rencana pengembangan pengelolaan PPI Paljaya sebagai lokasi Kawasan Eko Wisata Bahari dengan pihak provinsi Jawa Barat, Kabupaten Bekasi dan PJB UP Muara Tawar,” tandasnya.

Pantauan BEKASIPEDIA .com, hadir dalam pertemuan tersebut, Tim CSR PT. PJB UP Muara Tawar, Kepala Dinas Kelautan Provinsi berserta jajarannya, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bekasi, UPTD PPI Muara Ciasem, UPTD TPI Paljaya, Babinsa Koramil 02/Tarumajaya, Bimaspol Polsek Tarumajaya, Pokdarwis, Karang Taruna, kelompok perahu jembatan cinta, PPJM, BUMDES, Kelompok Nelayan, Kadus 1 dan Kadus 8. (tahar)