Polres Metro Bekasi Kota Berhasil Bongkar Pencurian 25 Sepeda Motor Lewat GPS

oleh -173 views
Polres Metro Bekasi Kota berhasil membongkar kasus pencurian kendaraan bermotor, 25 unit motor hasil pencurian berhasil diamankan petugas. (foto: ist/okz)

BEKASI TIMUR, BEKASIPEDIA.com – Kepolisian Resort Metropolitan Bekasi Kota berhasil membongkar tempat penyimpanan sepeda motor hasil curian di wilayah Kelurahan Bojong Rawulumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, karena salah satu motor korban terpasang GPS.

Selain mengamankan 25 sepeda motor, petugas mengamankan satu tersangka yakni RM.

Sedangkan satu pelaku lainya berhasil meloloskan diri dan menjadi DPO petugas kepolisian. Kasus pengungkapan kelompok Lampung ini sempat viral di jagad media sosial.

”Satu pelaku kita amankan dengan 25 sepeda motor hasil curian, kelompok Lampung,” kata Kepala Kepolisian Resort Metropolitan Bekasi Kota, Kompol Aloysius Suprijadi, Selasa (28/9/2021) saat rilis di Mapolres Metro Bekasi Kota.

Terbongkarnya kasus ini pada Senin 27 September 2021. Saat itu, ketika salah seorang korban yang tengah memarkirkan motornya di depan kosnya sudah raib digondol kawanan ini. Setelah itu korban melaporkan kasus ini kepada Polsek Bekasi Timur.

”Karena sepeda motor korban terpasang GPS, dari situ kami melakukan pelacakan,” ucapnya.

Dari hasil palacakan, kata dia, keberadaan sepeda motor korban terlacak di wilayah Rawalumbu, Kota Bekasi. Kemudian petugas melakukan penggeledahan terhadap salah satu kontrakan itu dan menemukan sepeda motor korban.

Selain itu, kata dia, pemilik dari kontrakan akhirnya diamankan dan polisi hanya berhasil mengamankan satu orang yakni RM dan satu pelaku berhasil melarikan diri.

Kepada petugas, RM mengakui perbuatanya melakukan pencurian sepeda motor tersebut menggunakan kunci T.

Tak hanya di situ petugas kemudian melakukan pengembangan dan mengamankan sebanyak 25 sepeda motor hasil pencurian yang dilakukan pelaku.

”Kami masih kembangkan aksi dari para pelaku,” ungkapnya.

Adapun barang bukti yang diamankan yakni 25 sepeda motor, satu gagang besi yang satu sisinya telah dimodifikasi, alat untuk membuka penutup magnet kendaraan, 1 buah kunci kontak, beberapa plat nomer, obeng, tang. Atas kejadian ini pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (mira/obin)