Polisi Masil Selidiki Kasus Pencabulan Bocah 6 Tahun

oleh -178 views
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Heri Purnomo. (ist)

BEKASI TIMUR, BEKASIPEDIA.com – Polisi masih menyelidiki dugaan pencabulan bocah berumur 6 tahun oleh pria yang disebut ‘Om’ di Kota Bekasi yang sempat viral di media sosial. Polisi saat ini tengah mengumpulkan keterangan saksi untuk menyelidiki kasus tersebut.

“Kita lakukan penyelidikan, kita kumpulkan saksi-saksinya dan bukti-buktinya. Kalau itu mendukung, tentunya kita bisa tingkatkan lagi prosesnya ke tahapan penyidikan,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Heri Purnomo, ketika dikonfirmasi pada Senin (22/6/2020).

Korban telah divisum untuk memperkuat bukti-bukti yang ada. Heri menyebut hasil visum belum keluar.

Sementara polisi juga akan menganalisis rekaman CCTV di sekitar lokasi yang menangkap kejadian saat pelaku membawa korban dengan motornya.

“Pasti kita akan melakukan ke sana (pemeriksaan CCTV), itu pasti kita akan mengarah ke sana,” lanjut Heri.

Lebih lanjut, Heri menyebut bahwa orang tua korban belum membuat laporan ke polisi. Hal itu dikarenakan orang tua masih mempertimbangkan kondisi trauma anaknya.

“Cuma pada saat ada pertimbangan anaknya takut trauma dan lain-laim ya kita harus hati-hati juga karena ini penanganannya masalah anak tidak boleh sembarangan,” turur Heri.

Sebelumnya, ibunda korban berinisial I menyebut telah melaporkan kejadian dugaan pencabulan ke polisi. Namun polisi, menurut I, saat itu menyarankan ia untuk mencari saksi terlebih dahulu.

“Setelah itu saya lapor ke Polres Bekasi, hari Selasa, tanggal 16 Juni 2020, sore hari, bersama suami dan anak saya, lalu lapor ke SPK. Setelah itu diarahkan hingga ke Unit PPA Polres Kota Bekasi dan saya sudah cerita kepada pak polisi, katanya saya harus mencari dua orang saksi, padahal saya sudah bawa rekaman CCTV dan foto pelaku,” ujar I pada Jumat (19/6/2020).

Sebelumnya diberitakan, bocah perempuan berusia 6 tahun di Bekasi diduga dicabuli oleh seorang pria dewasa yang berkendara dengan motor. Korban menyebut pelaku ‘Om’.

Peristiwa itu terjadi di Bekasi Selatan, Kota Bekasi, pada Rabu (10/6/2020) sore. Bermula, saat korban mengantarkan makanan ke rumah neneknya dengan berjalan kaki pada pukul 15.00 WIB.

Jarak antara rumah korban dan neneknya hanya 10 menit. I mulai cemas lantaran setelah 1 jam korban tak kunjung pulang.

Ibuda lalu mencari korban di sekitar rumahnya, tetapi tidak ditemukan. Hingga akhirnya korban ditemukan di sekitar perumahan setelah 2,5 jam kemudian dan terlihat seperti linglung.

I lantas menanyakan ke mana saja gerangan anaknya ini. Semula korban bungkam hingga akhirnya mengaku telah dibawa oleh seorang pria yang disebutnya ‘Om’.

“Anak saya cerita bahwa dia pergi sama ‘om’, jalan-jalan ke Kranji. Lalu saya bertanya ‘ngapain ke Kranji?’, ‘kata ‘Om’ mau ambil kunci, ‘Ambil kunci di mana? Jawabnya di rumah (Om). Saya bertanya kepada anak saya, ‘ke rumah omnya?’ Anak saya jawab tidak tahu,” papar I.

Sampai akhirnya keesokan harinya atau Kamis (11/6/2020), korban mengeluh sakit pada kemaluannya. Korban kemudian mengadu kepada ibunya dan menceritakan pencabulan yang dilakukan oleh pelaku yang disebutnya ‘om’ itu.

Mendengar pengakuan korban itu, I terkejut bak disambar petir. Ia bersama suaminya dan korban lalu melaporkan kejadian itu ke Polres Metro Bekasi Kota.

Dalam rekaman CCTV yang beredar, tampak korban memakai kaus dan jilbab berwarna merah muda berjalan di sekitar rumahnya. Ia berjalan menenteng sebuah tas.

Pelaku, yang naik sepeda motor dan mengenakan baju berwarna biru, tampak membuntuti korban. Dalam potongan video berikutnya, tampak pelaku pergi dengan membawa korban yang didudukkan di bagian depan motor. (rus)