Petugas Dinas Bina Marga Kota Bekasi: “Memangnya Perlu Papan Proyek, Untuk Apa?

oleh -223 views
Pada Sabtu (19/6/2021) dimulainya pengerjaan perbaikan Jalan Raya Jatimulya, Pondok Timur, Mustikajaya, Kota Bekasi< Jawa Barat. Sesuai dengan spanduk pengumuman kepada pengguna jalan bahwa akan adanya penutupan Jalan yang dimulai sejak tanggal (18/6/2021) - tanggal (20/6/2021) dan meminta pengguna jalan yang melintas melalui lokasi itu untuk mencari jalan alternatif. (foto: robin/mira)

MUSTIKAJAYA, BEKASIPEDIA.com – Pada Sabtu (19/6/2021) dimulainya pengerjaan perbaikan Jalan Raya Jatimulya, Pondok Timur, Mustikajaya, Kota Bekasi< Jawa Barat. Sesuai dengan spanduk pengumuman kepada pengguna jalan bahwa akan adanya penutupan Jalan yang dimulai sejak tanggal (18/6/2021) – tanggal (20/6/2021) dan meminta pengguna jalan yang melintas melalui lokasi itu untuk mencari jalan alternatif .

“Masyarakat sangat mendukung perbaikan jalan tersebut biar tidak terjadi kemacetan karena jalan yang kondisi jalan yang sudah berlobang sehingga menimbulkan genangan air apabila hujan turun,” ujar Joko (40) warga sekitar kepada awak BEKASIPEDIA.com pada Minggu (20/6/2021).

Dari pantauan awak media di lokasi memang beberapa pekerja sudah mulai melakukan kegiatan dengan mengeringkan genangan air sebelum dilakukan pengecoran.

Awak media mencoba konfirmasi kepada petugas yang memakai rompi Dinas Bina Marga yang ada di lokasi tapi tidak mau memberikan informasi namun tiba-tiba ada seseorang yang berteriak yang mengaku bernama Edhi sebagai penjaga proyek menghampiri awak media BEKASIPEDIA.com, untuk menghubungi Dinas Bina Marga, dan ternyata yang mengaku penjaga proyek itu adalah pemborongnya.

Beberapa menit kemudian Kanit Lantas polsek Bekasi Timur, Iptu M. Sahari, SH datang dan terlihat kaget melihat sudah dikerjakan proyek tanpa kordinasi tersebut.

Kanit Lantas menyarakan untuk meminta keterangan kepada Dinas Bina Marga yang ada di situ yang bernama Edhi. Namun, lucunya saat awak media bertanya soal papan proyek tidak ada, staff bina marga menjawab “memangnya perlu papan proyek untuk apa?” ujarnya sambil berjalan.

Padahal sesuai amanah Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan 70 Tahun 2012, dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek, yang memuat informasi jenis kegiatan di lokasi.

“Pada Senin lusa pada 21 Juni 2021 saat dimulainya hari kerja jalan akan dibuka kembali,” tambahnya.

Semoga saja dengan pengerjaan perbaikan jalan yang hanya 2 ( dua) hari tidak asal. (robin/mira)