Pengelolaan Amburadul, Kepala Desa Segara Jaya Ancam Tutup Kawasan Wisata Jembatan Cinta

oleh -376 views
Antrian panjang pengunjung di Kawasan Wisata Jembatan Cinta Tarumajaya. (foto: tahar)

TARUMAJAYA, BEKASIPEDIA.com – Menikmati masa liburan di akhir pekan, ribuan pengunjung kembali membanjiri kawasan eko wisata Jembatan Cinta Pal Jaya Tarumajaya, yang terletak di Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Minggu (5/7/2020) lalu.

Ironisnya, lonjakan drastis pengunjung tersebut dinilai gagal kelola oleh Kepala Desa Segara Jaya, H. Marjaya Sargan, bahkan dengan murka mengancam akan menutupnya.

Kekesalan tersebut terlontar saat mengetahui penerimaan hasil tiketing tidak sebanding dengan jumlah tiket yang sudah dikeluarkan, tak hanya itu perolehan pendapatannya pun ludes akibat banyaknya kelompok atau perorangan yang meminta-minta uang dan rokok kepada petugas tiketing.

“Jadi percuma aja dibuka kalau untuk perbaikan jembatan saja tidak terpenuhi, saya gak habis pikir uang puluhan juta bisa ludes begitu. Padahal menurut info pengunjungnya membludak hingga terparkir di tempat krematorium Nirwana,” ujar Marjaya geram saat dikonfirmasi BEKASIPEDIA.com di ruang kerjanya pada Selasa (7/7/2020).

“Dalam waktu dekat kami akan undang semua pihak yang ada di sana, bila memang tidak bisa bersinergi dan punya semangat untuk membangun kearah yang lebih baik, mending kewisataannya ditutup saja,” pungkasnya.

Secara terpisah, Berry petugas tiketing sebagai kepanjangan tangan Bumdes membenarkan prihal tersebut.
“Banyaknya kritik terkait pengelolaan di kawasan wisata jembatan cinta terutama di bagian tiketing, saya bersama Karang Taruna kemudian mengambil langkah kebersamaan agar transparansinya jelas. Jadi untuk petugas tiketing saya libatkan unsur dari Karang Taruna, unsur Pokdarwis, unsur Pokmaswas dan unsur PPJM. Tapi ternyata semakin banyak yang dilibatkan malah menjadi amburadul, bahkan dua gepok (dua ratus) tiket mobil dan satu gepok tiket motor gak jelas keberadaan uang-nya,” jelasnya kepada BEKASIPEDIA.com.

“Sayakan berulang kali meminta bila di sini gesekannya kuat, tolong kami didampingi oleh aparat desa atau aparat kepolisian biar tahu keadaannya seperti apa,” katanya lagi membela diri. (tahar)