Penerima Bansos Terus Bertambah, Pemkot Bekasi Turunkan Nilai Paket Sembako

oleh -211 views
Proses pemaketan bantuan sosial (bansos) Covid 19 di Stadion Patriot Chandrabaga Kota Bekasi. (ist)

BEKASI SELATAN, BEKASIPEDIA.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memutuskan untuk menurunkan nilai bantuan sosial (bansos) dari Rp199.800 menjadi Rp127.854 per paket. Hal ini disebabkan meningkatnya jumlah penerima bansos dari 31.841 Kepala Keluarga (KK) menjadi 150.000 KK.

Jumlah penerima yang meningkat berasal dari kategori warga Non Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Nilai sebesar Rp127.854 berasal dari rincian Rencana Kebutuhan Biaya (RKB) dan terdiri dari berbagai kebutuhan pokok.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Bekasi, Alexander Zulkarnain menjelaskan rincian isi paket tersebut. “Seperti 5 kg beras premium dengan harga satuan Rp12.800, makanan 1 kaleng (sarden 425 gr) dengan harga satuan Rp18.000, 7 mie instan dengan harga satuan Rp2.103,” kata Alexander seperti dilansir Rabu (6/5/2020).

Lalu, pembelian 1 liter minyak goreng harga satuan Rp12.650, satu bungkus biskuit dengan harga satuan Rp8.687, satu kecap botol 140 ml dengan harga satuan Rp4.626, satu saos sambal 140 ml dengan harga satuan Rp3.475 dan 1 buah kantong plastik dengan harga Rp1.696.

“Anggaran Rp127.854 per paket ini merupakan harga sesuai RKB. Namun realisasi belanjanya per paket pangan per KK Non DTKS lebih efisien hanya Rp118.868 sampai Rp121.618 per paket,” ujarnya.

Dari efisiensi tersebut, rinciannya adalah beras premium Rp11.700 sampai Rp11.850 per kilogram, sarden 425 gr Rp16.000 sampai Rp18.000, mie instan Rp2.102, minyak goreng Rp12.650, biskuit Rp7.353, kecap Rp4.625, saos Rp3.475, dan kantong plastik Rp1.550.

“Kami beli dari pabriknya langsung seperti mie instan sehingga bisa mendapatkan harga yang lebih murah,” kata Alexander.

Beliau berharap paket sembako tersebut sedikit banyak dapat membantu warga miskin terdampak COVID-19 di Kota Bekasi, meski nilai paket diturunkan.

“Terlepas dari jumlah bantuan dan besarannya saya berharap bantuan ini bisa diterima dan dimanfaatkan guna mengurangi dampak ekonomi warga Kota Bekasi,” ujarnya. (jek)