Pemkab Bekasi Pastikan Tidak Ada Kenaikan UMK 2021

oleh -198 views
Pabrik Datsun. (ist)

CIKARANG PUSAT, BEKASIPEDIA.com – Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan tidak ada kenaikan terhadap upah minimum kota/kabupaten (UMK) 2021. Sesuai dengan surat edaran Menteri Tenaga Kerja (Menaker) besaran UMK 2021 sama dengan UMK 2020 sehingga tidak ada kenaikan upah di tahun depan.

“Pemerintah Kabupaten Bekasi belum dapat memastikan besaran UMK karena baru besok rapatnya. Nanti diputuskan seperti apa,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, Suhup, saat dikonfirmasi Rabu (4/11/2020).

Walaupun begitu, sambungnya, pemerintah daerah akan tetap mengikuti instruksi pemerintah pusat terkait penetapan upah tahun depan yang mengikuti UMK 2020 ini.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengeluarkan Surat Edaran Nomor M/11/HK.04/2020 terkait tidak adanya kenaikan UMK karena pandemi Covid-19. Dengan begitu, UMK Kabupaten Bekasi tahun 2021 sebesar Rp 4.498.961 atau sama dengan UMK 2020.

Sementara itu, di kalangan pekerja yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten dan Kota Bekasi, tetap menuntut kenaikan UMK tahun depan.

Sekretaris DPC KSPSI Bekasi, Fajar Winarno, menegaskan, akan menolak penetapan upah 2021, apabila tidak ada kenaikan upah. “Dengan kondisi saat ini pemerintah seharusnya mencukupi segala kebutuhan para buruh yang terdampak pandemi Covid-19,” kata Fajar Winarno.

Dia mengatakan, kebutuhan para buruh di tengan pandemi ini semakin meningkat. “Terutama kesehatan untuk meningkatkan imunitas di tengah pandemi, vitamin C yang harus dibeli, ada unsur makanan yang mengandung gizi yang bagus untuk meningkatkan imun,” katanya. (rus)

“Anda tertantang untuk bergabung dengan BEKASIPEDIA Group untuk menjadi wartawan untuk liputan di wilayah Kabupaten Bekasi silahkan WA: 0815-1086-8686 dengan Bang Pede”