Pedagang Daging Sapi di Pasar Kranji Bekasi Ora Ada yang Jualan

oleh -101 views
Puluhan los pedagang daging sapi di Pasar Kranji Baru, Bekasi Barat, Kota Bekasi, tampak kosong. Mereka kompak mogok bersama. Berdasarkan pantauan di lokasi pada Kamis (21/1/2021) pukul 11.00 WIB, tidak ada orang di los pedagang yang berada di lantai dasar pasar tersebut. (ist)

BEKASI BARAT, BEKASIPEDIA.com – Puluhan los pedagang daging sapi di Pasar Kranji Baru, Bekasi Barat, Kota Bekasi, tampak kosong. Mereka kompak mogok bersama. Berdasarkan pantauan di lokasi pada Kamis (21/1/2021) pukul 11.00 WIB, tidak ada orang di los pedagang yang berada di lantai dasar pasar tersebut.

Yang terlihat hanya lampu yang tetap menyala dan beberapa peralatan dagang yang ditinggalkan para pedagang daging. Sedangkan meja-meja yang biasanya dipenuhi daging kini kosong. Hanya ada serangga yang hinggap di meja-meja tersebut.

Meski demikian, bau daging masih tercium ketika menyusuri los-los tersebut.

Sementara itu, para pedagang bumbu dapur dan rempah-rempah yang ada di sebelah los penjualan daging tetap berjualan. “Yang pedagang sapi tutup sejak kemarin. Katanya pada mogok dagang,” kata Ahmad, seorang penjual ikan di sana.

Para pedagang daging sapi di Jadetabek sejak Rabu (20/1/2021) kemarin, mogok berjualan. Aksi mogok jualan tersebut dilangsungkan selama tiga hari.

Aksi mogok itu merupakan bentuk protes pedagang kepada pemerintah karena harga sapi yang melonjak.

Dengan tingginya harga daging sapi per kilogram, pedagang kesulitan menjualnya kepada masyarakat.

“Menghasilkan kesepakatan bahwa kami mogok berjualan daging, baik di pasar mau pun di rumah pemotongan hewan (RPH). Tujuannya, menuntut pemerintah segera mengantisipasi, memberi solusi konkret untuk para pedagang dan pihak RPH,” kata Sekretaris Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) DKI Jakarta TB Mufti Bangkit Sanjaya seperti dilansir dari kompas.com.

Mufti mengatakan, lonjakan harga daging sudah dirasakan sejak empat bulan terakhir. Kenaikan harga itu diprediksi akan terus terjadi hingga April 2021.

“Diprediksi akan naik terus sampai dengan bulan Maret atau April dengan harga tertinggi Rp 105.000 per kilogram per karkas. Sekarang itu harga per karkas masih Rp 94.000,” kata dia.

Dengan aksi mogok ini, Mufti berharap pemerintah bisa mengendalikan harga daging agar pedagang tak terbebani. (rob/kcm)

“Usaha atau Dagangan Anda Ingin Direview di Youtube Channel BEKASIPEDIA TV? Hanya Rp 50.000,- Silahkan Hubungi WA: 081510868686”