Pasar Baru Bekasi Terbakar Lagi, 13 Unit Damkar Dikerahkan Padamkan Api

oleh -526 views
Pasar Baru di Jalan Juanda, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, terbakar, Jumat (13/9/2019) pukul 20.00 WIB. Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kota Bekasi terkendala akses masuk ke lokasi karena ruang sempit dan dipenuhi asap. Apalagi para pedagang berupaya menyelematkan barang dagangannya. (netizen)

BEKASI TIMUR, BEKASIPEDIA – Kebakaran kembali terjadi di Pasar Baru Kota Bekasi, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat. Peristiwa kebakaran ini sebelumnya tahun lalu juga mengalami peristiwa serupa di tanggal yang sama. Dan kali ini sebanyak 13 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) diterjunkan ke lokasi untuk memadami api agar tidak merembet ke toko lainnya.

“Betul, ada kebakaran (Pasar Baru Bekasi),” kata Anggota Kompi B Damkar Bekasi, Niko, saat dihubungi, Selasa (15/9/2020) dini hari.

Informasi kebakaran diterima petugas sekitar pukul 21.32 WIB, Senin (14/9/2020). Saat ini petugas masih melakukan pendinginan setelah berusaha memadamkan api selama lebih dari 3 jam. “Sebanyak 13 unit (damkar), sekarang lagi pendinginan. (Proses pemadaman) hampir 4 jam,” ujarnya.

Belum diketahui penyebab kebakaran di Pasar Baru. Belum diketahui juga ada atau tidaknya korban akibat kebakaran tersebut.

“Belum tahu, laporan taruna belum tahu,” ungkapnya.

Pedagang Selamatkan Barang

Sementara berdasarkan pantauan di lokasi, api tampak berkobar di salah satu bangunan ruko yang ada di Pasar Baru Bekasi yang berada di Lantai 2 Blok B. Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dengan kondisi cuaca gerimis hujan. Sebagian pedagang terlihat kocar-kacir menyelamatkan barang dagangan mereka.

Api yang mulanya kecil dengan cepat melalap bangunan. Sejumlah armada Dinas Damkar Bekasi dikerahkan ke lokasi kebakaran. Selain itu terlihat juga ada tiga ambulans.

Keterangan Bontot (45), salah satu pedagang sayuran mengungkapkan, api pertama muncul dari lantai dua.

“Kebakaran langsung gede tadi karena memang angin cukup kencang juga,” katanya di lokasi.

Dia mengaku tak mengetahui secara pasti penyebab kebakaran.

“Gak tau (asal api). Udah gede aja, kita pada lari nyari air, tapi gak kejagan (teratasi),” ucapnya. (jek)