Menjaga Asupan Gizi Prioritas Utama SMP Negeri 16 Kota Bekasi untuk Memulai Simulasi Tatap Muka di Sekolah

oleh -119 views
Kepala Sekolah SMP Negeri 16 Kota Bekasi, Hj. Ria Murdiati S.pd M.pd saat disambangi wartawan BEKASIPEDIA.com, baru-baru ini. (foto: mira/robin)


RAWALUMBU, BEKASIPEDIA.com – Untuk menghadapi kegiatan belajar mengajar tatap muka sekaligus menjelang ujian, SMP Negeri 16 Kota Bekasi yang berada di Jl. Narogong Jaya Taman Narogong Indah, Kel. Pengasinan, Kec. Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, meminta para guru maupun siswa-siswinya tetap menjaga asupan makanan bergizi agar imun tubuh kuat. Demikian diungkapkan Kepala Sekolah SMP Negeri 16 Kota Bekasi, Hj. Ria Murdiati S.pd M.pd saat disambangi BEKASIPEDIA.com, baru-baru ini.

Kepala Sekolah SMP Negeri 16 Kota Bekasi yang baru saja selesai sidang terbuka November 2021 yang akan diwisuda bulan April 2021 ini menjelaskan, Salah satu pertimbangan dibuka sekolah untuk tatap muka dikarenakan bagi warga sekolah maupun tenaga sekolah dipastikan dalam kondisi sehat dan sudah diberikan vaksin hampir 90% dari jumlah guru.

“Walaupun demikian tetap konsisten dan komitmen untuk menjaga prokes. Kepada rekan guru maupun para siswa-siswi untuk menjaga asupan makanan sebagai prioritas utama untuk menjaga stamina. Karena pada prinsipnya pihak sekolah tidak ingin memaparkan ataupun terpapar Covid-19,” ujarnya lagi.

Saat BEKASIPEDIA.com berkunjung ke SMP Negri 16 Kota Bekasi, sedang mengadakan kegiatan sholat Istighosah sebagai bentuk Doa dalam persiapan ujian sekolah agar berjalan dengan baik sesuai harapan. walaupun secara online. Hadir juga dalam kegiatan tersebut Dewan Pendidikan beserta Komite Sekolah SMPN 16 Kota Bekasi.

Dewan Pendidikan bertugas untuk monitoring di SMPN 16 sesuai dengan tuntutan walikota Bekasi. Menurutnya, setelah memantau, sekolah tersebut sudah berjalan sesuai protokol kesehatan. “Ini merupakan suatu bukti kepada masyarakat serta orang tua murid pada khususnya bahwa sekolah berupaya maksimal dalam mempersiapkan segala sesuatunya sehingga bisa berjalan dengan baik sesuai anjuran protokol kesehatan,” jelasnya.

Selain itu, Ketua Komite SMPN 16 Kota Bekasi juga memberikan harapan dan himbauan dalam menjalankan simulasi tatap muka ini tidak lepas dari Prokes dan 5 M yang sudah ditetapkan. “Semoga seluruh sekolah di Kota Bekasi ini dapat melaksanakan tatap muka,” katanya sembari menghimbau agar bersama sama untuk yakin bahwa sekolah sudah benar – benar mempersiapkan segala sesuatunya dengan melaksanakan prokes secara baik.

“Semoga orang tua murid bisa mengizinkan anak-anaknya untuk sekolah, akan tetapi disamping itu orang tua juga harus menjaga anak-anaknya salah satunya dengan cara mengantar dan menjemput ke sekolah, serta menjaga asupan gizi anak – anak dengan membekali makanan dari rumah guna menjaga kebersihan dan kesehatannya,” ujarnya.

Lebih lanjut diungkapkan, Kepala Sekolah SMPN 16 Kota Bekasi, sebelum membuka sekolah ada surat edaran yang mencakup protokol kesehatan dan terlebih dahulu mengajukan permohonan dengan dasar sudah ada ijin dari orang tua, serta telah dibuat MoU antara pihak sekolah dengan komite disaksikan oleh RW setempat.

“Salah satu pertimbangan dibuka sekolah untuk tatap muka dikarenakan bagi warga sekolah maupun tenaga sekolah dipastikan dalam kondisi sehat dan sudah diberikan vaksin hampir 90% dari jumlah guru,” tandasnya. (mira)