Meninggal di Malaysia, Kepulangan Jenazah TKW Asal Ciranjang Cianjur Disambut Isak Tangis Keluarga

oleh -153 views
Salah seorang TKW Bernama Eti Sumyati (50), warga Kampung Pakemitan Rt 5/6 Desa Ciranjang, Cianjur, Jawa Barat, meninggal dunia diduga akibat terjatuh dari kamar mandi rumah makan Seven To Seven Kelang Selangor Malaysia pada Kamis (11/2/2021). (foto: ujang karmawan)
Eti Sumyati (50), warga Kampung Pakemitan Rt 5/6 Desa Ciranjang, Cianjur, Jawa Barat, semasa hidup. (foto: ujang karmawan)

CIANJUR, BEKASIPEDIA.com – Salah seorang TKW Bernama Eti Sumyati (50), warga Kampung Pakemitan Rt 5/6 Desa Ciranjang, Cianjur, Jawa Barat, meninggal dunia diduga akibat terjatuh dari kamar mandi rumah makan Seven To Seven Kelang Selangor Malaysia pada Kamis (11/2/2021)

Jenazah Eti pun dipulangkan ke rumah duka di Kampung Pakemitan pada Selasa (16/2/2021) sekitar pukul 23.00 WIB. Dengan disambut isak tangis keluarga sanak saudara dan handai taulan.

Informasi yang dihimpun BEKASIPEDIA.com, almarhumah pernah bekerja menjadi TKW di Malaysia selama 10 tahun. Dan sempat pulang pada 2017 lalu dan pada 2019 berangkat lagi menjadi TKW sebagai pelayan rumah makan Seven To Seven Kelang Selangor Malaysia. Dia baru saja bekerja selama 2 tahun namun pada kamis (11/2/2021) sekitar pukul 4.00 dini hari waktu Malaysia dikabarkan meninggal dunia, akibat jatuh dari kamar mandi dengan posisi tubuh terlentang.

Mendengar infornasi almarhumah meninggal dunia, pihak keluarga di Kampung Pakemitan Ciranjang merasa kaget dan salah seorang keluarga bahkan tak sadarkan diri karena almarhumah pada malam hari-nya sempat berkomunikasi lewat video call whatsApp dan bersendagurau dengan anak-anaknya, saat itu keluarga sedang mengecat tembok rumah miliknya yang baru saja selesai dibangun.

Setelah jasad almarhumah tiba di rumah duka, isak tangis keluarga tak bisa terbendung. “Kami merasa kehilangan seorang sosok ibu yang sangat perharian terhadap keluarga, bekerja menjadi TKW ke Malaysia tiada lain hanya ingin membahagiakan keluarga dan membiayai sekolah anak anak nya,” ujar Heni anggraeni (29), putri ke tiga almarhumah Eti Sumyati.

Sementara itu, Ketua DPC Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia Raya ( Astakira ) Kabupaten Cianjur Ali Hildan yang akrab disapa Kang Najib menjelaskan, almarhumah Eti sumyati bekerja sebagai TKW di Malaysia diketahui sebagai TKW Ilegal.

Karena terlihat pada Visa dan menurut informasi dari keluarganya almarhumah berangkat ke Malaysia tanpa ada bantua dari sponsor atau pun PT, melainkan berangkat sendirian.

“Tiga hari yang lalu pihaknya mendengar informasi dari pihak keluarga, bahwa Eti Sumyati meninggal dunia akibat terjatuh dari kamar mandi tempatnya bekerja dan jasadnya dipulangkan ke kampung halamannya,” ungkapnya.

Kang Najib mengungkapkan meskipun status almarhumah Eti Sumyati itu TKW Ilegal. Pihaknya merasa bersyukur, karena ketika diproses kepulangannya tidak terlalu rumit dan dibantu oleh pihak Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia ( BP2MI ) Jawa barat dan BP2MI Pusat.

Semua biaya kepulangan jasad almarhumah di tanggung oleh pemerintah alias Gratis. Berdasarkan informasi dari pihak keluarg, bahwa jasad almarhumah Eti Sumyati dimakam kan di Tempat Pemakaman warga setempat yang lokasinya sekitar 200 meter dari rumah duka. (cr/uk)