KP2C: Pencemaran Kali Bekasi Bisa Pengaruhi Bahan Baku Air

oleh -153 views
Ilustrasi Kali Tercemar. (ist)

BEKASI SELATAN, BEKASIPEDIA.com – Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C) menilai pencemaran di Sungai Cileungsi disinyalir bisa memengaruhi bahan baku air bagi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kota Bekasi. Sebab aliran air Sungai Cileungsi ini nantinya akan bertemu dengan Sungai Cikeas di dekat Perumahan Pondok Gede Permai (PGP) Kecamatan Jatiasih menjadi Kali Bekasi.

Adapun Kali Bekasi merupakan pasokan air curah bagi PDAM untuk memproduksi air baku.

“Pencemaran yang terjadi di Sungai Cileungsi pasti berdampak bagi Kota Bekasi karena hilirnya melintasi Kali Bekasi,” kata Ketua KP2C, Puarman, Sabtu (20/7/2019).

Puarman mengatakan, ada dua sungai alam yang melintasi Kota Bekasi dari arah selatan, di antaranya Sungai Cileungsi dan Sungai Cikeas.

Untuk Sungai Cileungsi, paling sering tercemar limbah karena banyak perusahaan industri yang berdiri sekitar sungai.

Sedangkan Sungai Cikeas kondisinya tidak tercemar limbah pabrik karena tidak ada industri yang berdiri di sepanjang sungai. Akan tetapi banyak pohon bambu yang berdiri di sepanjang sungai ini, sehingga jenis sampah yang paling dominan di sungai tersebut adalah batang dan daun bambu.

“Kalau kami lihat di Kali Bekasi tepatnya di titik pertemuan antara Sungai Cileungsi dan Sungai Cikeas, dari dua sungai itu yang paling kotor adalah Sungai Cileungsi. Kedua aliran air itu bertemu dan masuk ke Kota Bekasi menjadi Kali Bekasi,” katanya.

Direktur Umum PDAM Tirta Patriot, Muhaimin, mengatakan, pasokan air kepada 31.000 pelanggannya tidak terganggu meski kondisi Kali Bekasi dikabarkan tercemar air limbah.

Kata dia, saat ini produksi air terus stabil di kisaran 5,5 kubik per detik.

“Setiap hari kami memang dapat pasokan air curah dari Bendung Nowo Kali Bekasi sekitar lima kubik per detik. Tapi sejauh ini kondisi air tetap normal, meski warna air agak lebih kehijauan,” kata Muhaimin.

Bila air Kali Bekasi tidak dapat diolah karena tercemar limbah, pihaknya akan menghentikan sementara pasokan air dari kali alam itu.

Sebagai gantinya, PDAM mendapat suplai air dari asupan (intake) Kali Perjuangan sebesar 1,5-2 kubik per detik.

Tidak hanya itu, Tirta Patriot juga bisa mendapat tambahan air curah dari Perusahaan Umum Jasa Tirta (PJT) II melalui suplesi Kalimalang sebanyak 2-3 kubik per detik.

“Kami juga punya cadangan air sekitar 43.000 kubik untuk mengantisipasi bila pasokan air curah berkurang atau tercemar limbah,” katanya. (*)