Kapolres Bekasi Kabupaten Membenarkan Penggerebekan Densus 88 di Babelan

oleh -838 views
Dentasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror melakukan penggerebekan terhadap terduga teroris di RT 11 / RW 04, Desa Kedung Pengawas, Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu (4/5/2019). Penangkapan yang berlangsung pukul 04.00 WIB dini hari itu mengakibatkan satu terduga teroris tewas. (ist)

Daep menceritakan, terduga teroris itu belum sampai sebulan terakhir tinggal di ruko tersebut. Ia pun mengaku kerap kali melihat orang datang ke ruko itu jika sudah malam hari. “Namun orang yang datang itu selalu balik lagi. Ada perempuan juga,” katanya.

Begitupun Riska (28), yang sudah 11 tahun tinggal di sana mengaku sangat terkejut dengan penangkapan terduga teroris tersebut. Menurut dia, orang sekitar tidak ada yang mengenal pelaku karena memang tidak pernah bersosialisasi dengan warga. “Tahu-tahu ketangkap, kita semua kaget” ucap Riska.

Menurut Riska, ruko yang ditempati terduga teroris itu dulunya adalah sebuah tempat pembuatan mebel dengan bangunan semi permanen. Setelah diperbaiki, kata dia, lalu dijadikan ruko. “Nah barulah orang yang ketangkap tadi pagi itu ngontrak,” kata dia.

Lokasi penangkapan terduga teroris ini merupakan sebuah rumah toko (ruko) yang berada di Jalan Raya Babelan, tak jauh dari Pasar Babelan. Lokasinya persis di depan gerbang masuk Perumahan Pondok Afi 1.

Ruko yang dicat warna biru itu hanya selebar tiga meter. Di sana berderet empat unit ruko. Pada bagian depan ruko itu adalah Jalan Raya Babelan. Sedangkan pada bagian belakangnya langsung Kali Bekasi.

“Orang sekitar sini jarang mau tinggal di ruko-ruko itu karena takut tanahnya runtuh, langsung jatuh ke kali,” ucap Daep.

Berdasarkan pantauan, ruko itu tampak tak terurus. Bagian depannya sudah dipenuhi debu dan jaring laba-laba. Kini, ruko itu telah dipasang garis polisi usai penggerebekan terduga teroris tersebut.

Hingga saat ini diturunkan, pers belum mendapatkan informasi tentang identitas terduga teroris yang tewas tertembak tersebut. Begitupun dengan dua pelaku yang berhasil kabur. Selain itu, jaringan terduga teroris ini juga belum diketahui. (*)