Kantor DPRD Kota Bekasi ‘Dikepung’ 300 Mahasiswa-Buruh Tuntut Tolak Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja

oleh -91 views

BEKASI SELATAN, BEKASIPEDIA.com – Massa buruh dan mahasiswa di Kota Bekasi memilih tidak berdemo ke Jakarta. Massa berunjuk rasa di depan gedung DPRD Kota Bekasi. “Kita hari ini ada 277 personel untuk pengamanan karena informasinya setelah Jumatan unjuk rasa akan dipusatkan di titik DPRD Bekasi ya,” kata Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Alfian Nurrizal dihubungi wartawan, Jumat (16/10/2020) siang.

Alfian mengatakan pihaknya tidak melakukan penyekatan massa karena massa yang ada di Bekasi melakukan unjuk rasa di DPRD Bekasi. Aksi dilakukan sekitar pukul 13.00 WIB.

“Tidak ada penyekatan kita karena sudah bisa dipastikan untuk serikat buruh dan mahasiswa tidak akan melakukan demo ke Jakarta, akan berpusat di DPRD setelah (salat) Jumatan,” katanya.

Menurut Alfian, nantinya akan ada 200-300 elemen mahasiswa yang akan berunjuk rasa di kantor DPRD Kota Bekasi.

Lebih lanjut Alfian memastikan aktivitas dan perekonomian masyarakat di Bekasi hari ini bisa berjalan dengan normal. Dia menyebut telah melakukan konsolidasi dengan elemen buruh dan mahasiswa untuk sama-sama menjaga Kota Bekasi.

“Kita sudah lakukan penggalangan dan sepakat semua tidak akan melakukan tindakan anarkistis. Semua memahami kalau ini adalah negara hukum. Silakan menyampaikan pendapat di muka umum, tapi jangan mengganggu ketertiban umum, fasilitas umum. Jadi sampai sekarang nggak ada yang akan ke Jakarta,” tutur Alfian.

Seperti diketahui, hari ini Aliansi BEM Seluruh Indonesia akan menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Istana, Jakarta Pusat. Diperkirakan ribuan mahasiswa akan turun ke jalan mengikuti demo tersebut.

Polda Metro Jaya telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan. Total 18 ribu personel diturunkan aparat menjaga demo hari ini. (rif)