Islamic Center Bekasi Tolak Pembangunan Tol Becakayu

oleh -317 views
Islamic Centre Bekasi.

BEKASI SELATAN, bekasipedia.com – Islamic Center KH Noer Ali Bekasi menolak pembangunan Tol Becakayu. Pihak yayasan khawatir pembangunan tol akan menggusur sejumlah bangunan di kawasan Islamic Center.

Pembangunan Tol Becakayu saat ini sudah sampai ke Jalan KH Noer Ali, Bekasi. Islamic Center terletak di Jalan KH Noer Ali.

“Untuk itu kami langsung mengadakan rapat, khususnya pembina dan pemilik yayasan. Kita ambil sebuah keputusan. Prinsipnya, kami menolak rencana pembangunan dan penggunaan lahan Islamic Centre untuk pembangunan Tol Becakayu,” kata Ketua Yayasan Nurul Islam Bekasi, Paray Said kepada wartawan di Islamic Center seperti dilansir Jumat (1/3/2019).

Said mengatakan pihaknya mendengar informasi bahwa pembangunan Tol Becakayu akan menggunakan lahan Islamic Center. Sementara itu, pihak yayasan mengaku selama ini belum pernah diajak bermusyawarah oleh pengembang.

Pihak yayasan semakin cemas setelah ada tiga petugas yang melakukan pengukuran di dekat Islamic Center.

“Terus terang saja, Yayasan Nurul Islam tidak pernah mendapatkan undangan atau diajak bermusyawarah, berembuk, rencana pembangunan Tol Becakayu, tidak pernah diberi tahu melalui surat, apalagi (diajak) rapat,” jelas Said.

Said mengatakan Islamic Center Bekasi cukup bersejarah. Islamic Center didirikan oleh para tokoh, salah satunya KH Noer Ali.

“Islamic Center jadi inspirasi keberadaan Islamic Center yang ada di Indonesia. Sejak awal berdiri, kami banyak menerima tamu, baik pejabat daerah maupun pusat. Ini didirikan oleh parah tokoh yang punya peran di Bekasi, KH Noer Ali. Beliau penggagas dan pendiri yang akhirnya direstui dan ditetapkan oleh presiden sebagai pahlawan nasional. Atas dasar inilah kami sepakat menolak penggunaan lahan Islamic Center untuk dijadikan lahan bangunan (tol),” paparnya.

Said menambahkan close gate Tol Becakayu bakal melintasi di atas lahan Islamic Center Bekasi dengan ketinggian kira-kira 10 meter. Pembangunan tersebut diduga menggunakan lahan Islamic seluas 4.000 meter persegi.

Ia juga mengungkap ada tiga bangunan yang mungkin terkena dampak pembangunan Tol Becakayu. “Bangunan pre-school, rumah kompos, dan Masjid Nurul Islam,” ucapnya.

Dihubungi secara terpisah, Deputi Pimpinan Proyek Tol Becakayu dari PT Kresna Kusuma Dyandra Marga, Deden Suharyana, memastikan pembangunan Tol Becakayu tidak akan mengganggu Islamic Center. “Tidak,” tegas Deden.

Deden mengatakan pembangunan Tol Becakayu hanya akan melintasi pinggir kali yang ada di dekat Islamic Center.

“Akhir trace ada di depan Bekasi Cyber Park (untuk paket seksi 2A). Kemudian untuk paket berikutnya melintas di atas Jalan A Yani ke samping kantor PDAM-samping ruko Sun City dan berbelok (ramp on/off) di depan Jalan veteran/PT Amarta Karya. (Pembangunan Tol) Sepanjang kali, samping Sun City-Islamic Center,” lanjut Deden. (*)