Infrastruktur LRT Tingkatkan Pasar Properti di Bekasi

oleh -183 views

CIKAMPEK, bekasipedia.com – Potensi positif sektor properti dipercaya tetap akan terlihat sejalan dengan pembangunan infrastruktur yang digenjot pemerintahan Jokowi. Infrastruktur biasa dikenal sebagai salah satu kunci utama dalam siklus bisnis properti.

Ada sejumlah proyek infrastruktur yang bakal berpengaruh positif terhadap sektor properti di wilayah Jakarta dan sekitarnya, di antaranya adalah jalan tol layang (elevated) Jakarta-Cikampek II, moda raya transportasi berbasis rel atau mass rapid transit (MRT), dan pembangunan kereta layang ringan atau light rail transit (LRT) Jakarta-Bogor- Depok-Bekasi (Jabodebek).

Seperti yang dirilis OLX, yang merupakan platform iklan baris terbesar di dunia, merilis data adanya peningkatan minat penggunanya untuk mencari hunian di sepanjang jalur Light Rail Transit (LRT).

OLX secara spesifik melihat adanya peningkatan pencarian hunian di daerah Bekasi dan Cibubur sejak awal tahun ini, demikian rilis medianya yang dilansir bekasipedia.com, Minggu (24/3/2019).

Menurut OLX tercatat adanya lonjakan angka pencari hunian, seperti apartemen dan rumah, di sekitar Bekasi dan Cibubur sejak awal tahun 2019. Untuk daerah Bekasi peningkatan pencarian mencapai 21% jika dibandingkan dengan tahun lalu. Sementara, di Cibubur meningkat hingga 44%.

Kemudian, dari sisi harga, OLX juga melihat adanya kenaikan rata-rata harga jual rumah dan apartemen di kedua daerah tersebut.

Tahun lalu, rata-rata harga jual rumah di Bekasi yang diiklankan melalui OLX adalah Rp 595 juta. Sejak awal tahun ini, harganya meningkat 24,2% menjadi Rp740 juta.

Sementara itu, peningkatkan yang sama tidak terjadi di daerah Cibubur. Data OLX mencatat kenaikan harga jual rumah tahun ini hanya mencapai 9,5% dari Rp 1,19 miliar menjadi Rp1,3 miliar.

Bekasi nampaknya menjadi pilihan hunian yang semakin favorit. Ini terlihat juga dalam permintaan hunian apartemen, dengan kenaikan rata-rata harga jual di Bekasi dan Cibubur berkisar 18% – 23%, dimana Bekasi mengalami kenaikan hingga 22,8%, dari Rp 355 juta menjadi Rp 435 juta.

Sementara di Cibubur kenaikan harganya lebih rendah yaitu 18,5%. Rata-rata harga jual apartemen yang diiklankan melalui OLX di Cibubur pada tahun 2018 adalah Rp344 juta dan tahun ini menjadi Rp407 juta.

Pembangunan infrastruktur dan moda transportasi baru memberikan dampak yang signifikan pada aktivitas jual-beli properti, di OLX.

Ignasius Ryan Hasim, Head of Real Estate Category OLX Indonesia menyatakan: “Kami melihat adanya peningkatan jumlah pengguna aktif sebesar 50% sejak awal tahun. Saat ini kategori properti memiliki rata-rata 335,000 iklan baru setiap bulan dari 92.000 penjual. Angka ini mendatangkan 610,000 calon pembeli setiap bulannya,” jelasnya seperti ditukil Minggu (24/3/2019).

Analis Vibiz Research Center melihat bahwa indikasi pasar ini memang memperkuat adanya korelasi erat antara pembangunan infrastruktur dengan pengembangan properti, baik hunian maupun komersial.

Ketersediaan moda transportasi publik dan aksesibilitas ke pusat kota –pulang pergi- menjadi daya tarik kuat bagi konsumen untuk mencari dan memilih hunian. Dalam hal ini, sesuai dengan perkembangan pembangunan infrastruktur LRT, Bekasi dan Cibubur nampaknya menjadi dua lokasi yang paling menjadi pilihan konsumen pasar properti belakangan ini. (*)