Identitas Mayat Wanita Terikat Dibuang di Mustikajaya Masih Misterius

oleh -222 views
Ilustrasi Mayat. (ist)

BEKASI SELATAN, BEKASIPEDIA.com – Polisi masih menyelidiki penemuan mayat wanita yang ditemukan terikat dibuang di daerah Mustikajaya, Kota Bekasi, jawa Barat. Hingga saat ini polisi masih berupaya mengidentifikasi mayat tersebut.

“Belum diketahui,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto saat dihubungi pada Senin (1/7/2019).

Proses identifikasi polisi terhadap jenazah korban belum membuahkan hasil. Berdasarkan pengecekan sidik jari dan data Inafis, tidak ada data-data yang merujuk pada korban.

“Kami sudah gunakan sidik jari, wajah tidak terdata,” kata Indarto.

Polisi masih menunggu laporan dari warga yang merasa kenal dengan korban. Informasi dari masyarakat sangat membantu kepolisian untuk mengungkap identitas siapa korban.

“Semoga ada informasi yang bagus,” imbuhnya.

Mayat tersebut ditemukan di pinggir Jalan Kedaung, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Bekasi, pada Kamis (27/6/2019) lalu. Mayat wanita berambut pirang itu tertutup sampah.

Berikut ciri-ciri korban:

– Tinggi badan: 162 cm
– Berat badan: 50 kg
– Rambut: ikal pirang
– Memakai kaus oblong warna hitam bergambar tengkorak, celana jins selutut, memakai jam tangan wanita dan sandal jepit sebelah.

Sekedar untuk diketahui pertama kali sosok mayat berjenis kelamin perempuan dengan tangan dan kaki terikat ditemukan di selokan air Jalan Kedaung, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (27/6/2019). Diduga korban pembunuhan yang sengaja dibuang ke dalam selokan tersebut.

Mayat nahas itu pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang melintas menggunakan sepeda motor dengan posisi tergeletak di selokan sekitar pukul 11.00 WIB.

“Karena ketakutan warga tersebut langsung berteriak minta tolong dan dilaporkan kepada petugas,” kata Yanto, warga sekitar.

Warga yang mendengar teriakan tersebut langsung berdatangan ke lokasi untuk melihat temuan tersebut. Benar saja, jasad perempuan tersebut diketahui dalam kondisi terbujur kaku dengan tangan dan kaki terikat. Bahkan, posisinya tengkurap (terlungkup) agak miring, mulut terikat kain biru, leher terikat tali tambang dan tali tas ransel.

Pedagang makanan tersebut mengaku tidak melihat adanya luka darah di sekitar lokasi tersebut. Saat ditemukan, mayat tersebut mengenakan kaos berwarna hitam dan celana jins pendek dengan menggunakan sandal. Petugas yang mendapat laporan itu langsung ke lokasi dan mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Kepala Kepolisian Sektor Bantargebang, Kompol Siswo membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan penyelidikan sementara, korban diduga tewas karena dibunuh. Namun untuk memastikan kematian korban pihaknya tengah menunggu hasil autopsi dari tim dokter.

Siswo menjelaskan, korban saat ditemukan dalam posisi badan terlungkup, mulut terikat kain biru, leher terikat tali tambang dan tali tas ransel, tangan terikat baju kemeja, kaki terikat kaos. Adapun ciri-ciri korban paruh baya tersebut mempunyai tinggi badan 162 cm, berat badan sekitar 50 kg, dan rambut ikal pirang.

Sementara korban menggunakan kaos oblong warna hitam bergambar tengkorak, celana pendek levis, memakai jam tangan wanita, sandal japit sebelah. Saat ini, petugas sudah disebar untuk mengungkap kasus ini.

“Anggota sedang bekerja di lapangan untuk segera mengungkap kasus ini,” tuturnya. (*)