Hyundai Gandeng H2 Energy untuk Kuasai Pasar Kendaraan Hidrogen

oleh -56 views
Hyundai Sonata. (ist)

JAKARTA, BEKASIPEDIA.com – Pabrikan mobil Korea Hyundai Motor membentuk usaha patungan dengan perusahaan energi Swiss, H2 Energy AG, untuk memenuhi ambisinya memimpin seluruh ekosistem mobilitas hidrogen yang sedang berkembang di kawasan Eropa.

Untuk memulai operasi usaha patungan, Hyundai Motor akan mengirimkan 1.600 truk tugas berat listrik fuel cell ke usaha patungan, Hyundai Hydrogen Mobility, dari 2019 hingga 2025, kata Hyundai Motor, dikutip Selasa (16/4/2019).

Perusahaan patungan itu kemudian akan menyewakan sebagian besar truk bertenaga sel bahan bakar ini kepada H2 Mobility Switzerland Association, yang terdiri dari operator stasiun pengisian bahan bakar utama, perusahaan transportasi dan logistik, serta berbagai pemain industri lain yang mempromosikan mobilitas hidrogen di Swiss.

Entitas bersama akan memperluas pasarnya ke negara-negara Eropa lainnya di luar Swiss.

Hyundai Hydrogen Mobility juga berencana untuk menembus pasar penjualan hidrogen melalui anak perusahaan yang memproduksi dan memasok hidrogen di Swiss, dengan prospek untuk memasuki negara-negara Eropa lainnya.

Dengan pembentukan Hyundai Hydrogen Mobility, Hyundai berharap untuk mendapatkan pijakan di Swiss, di mana permintaan untuk truk sel bahan bakar diperkirakan akan tumbuh cepat. Kebijakan pajak jalan nasional yang kaku untuk truk diesel di Swiss akan mendorong operator armada truk beralih ke kendaraan hidrogen yang nol emisi ini.

Dalam jangka panjang, Hyundai berencana untuk membangun posisi yang maju dan berkelanjutan di pasar kendaraan komersial sel bahan bakar listrik Eropa, karena semakin beradaptasi dengan mobilitas hijau di tengah peraturan ketat yang menargetkan emisi ramah lingkungan.

“Dengan perjanjian hari ini, Hyundai Motor akan memperkuat operasi bisnisnya di seluruh ekosistem hidrogen di Swiss dan sekitarnya. Usaha ini akan memungkinkan kami untuk mengambil langkah pertama menuju berhasil memasuki pasar Eropa yang lebih besar dengan truk listrik sel bahan bakar kami,” kata In Cheol Lee, Wakil Presiden Eksekutif dan Kepala Divisi Kendaraan Komersial di Hyundai Motor. (*)