Hotel Oyo di Harapan Indah Bekasi Diduga Tak Memiliki Izin

oleh -371 views
Hotel dengan brand OYO di gedung pertokoan Harapan Indah, Desa Pusaka Rakyat, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi diduga beroperasi tanpa dilengkapi dokumen perizinan. (foto: tahar)

TARUMAJAYA, BEKASIPEDIA – Diduga belum mengantungi izin beroperasi, Hotel dengan brand OYO yang merupakan jaringan hotel terintegrasi dengan bisnis model leasing dan franchising (penyewaaan dan waralaba) nekat memberikan pelayanan menginap kepada para tamu tanpa dilengkapi sejumlah perizinan.

Hal tersebut diungkap salah satu pegawai pemerintahan Desa Pusaka Rakyat, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi Jawa Barat pada Kamis (17/9/2020).

“Setahu kami, hanya Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU) yang baru diterbitkan, untuk perizinan lainnya kami tidak mengetahuinya karena si pemilik ingin mengurus sendiri dan sampai sekarang kami belum mengetahui sampai dimana kelanjutannya,“ jelas Pegawai Desa yang enggan disebut namanya kepada BEKASIPEDIA.

Hal senada disampaikan Kabiro Komunitas Pemantau Korupsi Nusantara perwakilan Bekasi, Fauziah Maharani usai melakukan investigasi di hotel tersebut.  “Pihak pengelola hotel tidak bisa menunjukan berkas perizinan yang telah diurus, Kan aneh. Seharusnya selesaikan dulu semua perizinannya baru dibolehkan memberi pelayanan menginap. Ini ada apa?,” ujarnya kepada BEKASIPEDIA.

“Satu hal penting, pengurus izin hotel bernama Ibu Vivi mengatakan bahwa Dinas Pariwisata sudah hadir ke sana melakukan pembinaan dan mengatakan boleh buka padahal jelas perizinannya belum diurus,” katanya lagi heran.

“Kemungkinan nanti akan kita perjelas, apa yang dikatakan Ibu Vivi itu benar atau hanya bawa-bawa nama Dinas Pariwisata, dugaan kami ini hotel illegal yang harus ditutup hingga terbit surat perizinannya,” ucap wanita berkulit putih ini dengan tegas.

Dari pantauan BEKASIPEDIA, Hotel dengan Brand OYO yang terletak di sekitaran Pasar Modern Harapan Indah Kabupaten Bekasi ini sekilas pandang hanya berupa gedung pertokoan bertingkat, tidak terlihat papan nama hotel sehingga banyak masyarakat tidak mengetahuinya.

Sebelumnya diketahui gedung pertokoan berlantai 4 tersebut merupakan tempat Kos yang kemudian beralih fungsi menjadi hotel dengan nama Cempaka. (tahar)