Hore! Ojol di Kota Bekasi Mulai Besok Boleh Angkut Penumpang

oleh -177 views
Ojek Online Ilustrasi (ist)

BEKASI SELATAN, BEKASIPEDIA.com – Ojek online (ojol) di Kota Bekasi, Jawa Barat, diperbolehkan kembali mengangkut penumpang. Pemerintah Kota Bekasi mengizinkan ojol mengangkut penumpang mulai besok Kamis (9/7/2020).

“Ya (ojol boleh angkut penumpang mulai besok),” ujar Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Fatikun, Rabu (8/7/2020).

Meski demikian, ada syarat yang harus dipenuhi agar ojol di Kota Bekasi bisa mengangkut penumpang. Syaratnya, kata Fatikun, harus patuh terhadap protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus Corona, salah satunya wajib memakai masker.

“Tergantung kesiapan penyedia jasa, terutama kepatuhan protokol kesehatan,” ujar Fatikun.

Sementara itu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyebut Pemkot Bekasi akan me-launching perizinan ojol dapat kembali mengangkut penumpang esok hari. Politikus dari Golkar ini juga menyinggung soal protokol kesehatan.

“Kamis pagi kita akan launching Grab, ojol, untuk mengaktifkan kembali di Kota Bekasi. Jadi kita minta tentunya syarat-syarat protokol kesehatannya apa yang diarahkan dalam surat wali kota tersebut bisa dilakukan bersama di lapangan,” tulis Rahmat Effendi dalam akun Instagram @bangpepen03 seperti yang dilansir Rabu (8/7/2020).

Ia berharap aktivitas masyarakat kembali normal dan warga dapat produktif seperti sediakala.

“Mudah-mudahan ini tentunya akan menambah segala aktivitas yang ditentukan dalam adaptasi tatanan baru masyarakat produktif aman COVID di Kota Bekasi,” kata pria yang akrab disapa Pepen ini.

Sebelum Bekasi, Kota Depok, Jawa Barat, sudah lebih dulu mengizinkan ojol mengangkut penumpang mulai kemarin. Driver ojol boleh mengangkut penumpang di Depok, kecuali di kawasan tertentu uang termasuk area pembatasan sosial kampung siaga (PSKS).

“Tidak diperkenankan ke area–kita istilahkan disini PSKS–artinya ada Kampung Siaga RW, gang zonanya kita anggap merah,” kata Wali Kota Depok M Idris Abdul Somad di kantor Dishub Kota Depok, Kalimulya, Depok, Selasa (7/7/2020). (rus)