Hati – Hati Melintasi Jl. Raya CBL – Cibitung Banyak Jalan Amblas

oleh -224 views
Warga yang melintas Jalan Raya Cikarang Bekasi Laut (CBL) harus berhati-hati. Pasalnya, terdapat beberapa titik jalan yang kondisinya amblas sehingga membahayakan pengguna jalan yang melintas. (ist)

CIKARANG, BEKASIPEDIA.com – Warga yang melintas Jalan Raya Cikarang Bekasi Laut (CBL) harus berhati-hati. Pasalnya, terdapat beberapa titik jalan yang kondisinya amblas sehingga membahayakan pengguna jalan yang melintas.

Diantaranya, jalan amblas terjadi di RT 02/02 Kampung Telar, Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung serta di Kp. Sasak Bakar, RT 02/02 Desa Kertamukti Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Menurut warga setempat, Amin (40) ruas jalan yang amblas di RT 02/02 Kampung Telar, Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung memiliki panjang sekitar 15 meter dan lebar sekitar 3 meter dari bahu jalan.

“Kalau dari arah Cikarang menuju Tambun, jalan amblas ini poisisinya berada di sebelah kiri jalan,” ungkapnya, seperti dilansir Rabu (8/5/2019).

Menurutnya, jalan itu amblas sekitar pertengahan bulan April 2019. Ia menduga amblasnya jalan tersebut lantaran tanah penyangga badan jalan longsor tergerus air di Kali CBL. Selain itu, jalan amblas juga diduga akibat banyaknya truk pengangkut tanah perumahan yang lalu-lalang melintasi jalan tersebut.

“Di sini sudah banyak perumahan, banyak truk tanah yang melintas, meski kondisi Jalan Raya CBL banyak yang rusak parah dan berlubang,” ungkapnya.

Dia berharap ruas jalan tersebut secepatnya bisa segera diperbaiki. Jika terus dibiarkan, dikhawatirkan bisa memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas. Terlebih di ruas jalan tersebut minim penerangan, khususnya pada malam hari.

“Ya harapan kami supaya jalan ini bisa segera diperbaiki karena kalau ada pengendara yang nggak tau medan ini, terus ngebut, bisa-bisa jatuh ke lubang. Apalagi kalau malam berlubangnya nggak seberapa kelihatan,” tuturnya.

Untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas, warga memasang rambu peringatan darurat dengan menaruh potongan bambu dan tali di badan jalan yang amblas. (*)