FK-Mata Siap Wujudkan Pemekaran Wilayah Bekasi Utara di Kabupaten Bekasi

oleh -472 views
Ketua DPRD Kab. Bekasi BN Holik Qodratullah saat Audiensi dengan FK-MATA. (foto: tahar)

CIKARANG PUSAT, BEKASIPEDIA.com– Soal Mangkraknya pergerakan pemekaran wilayah Bekasi Utara di Kabupaten Bekasi yang diinisiasi oleh Aliansi Utara (ALU sejak 16 tahun lalu, Forum Komunikasi Masyarakat Taruma Negara ( FK-MATA) bersama Karang Taruna, MPC Fahmi Tamami dan sejumlah elemen masyarakat Bekasi Utara menggelar Audensi kepada Ketua DPRD, BN Holik Qodratullah di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi pada Kamis (12/11/2020) lalu.

Dalam paparannya, Syamsuri selaku Ketua FK-MATA merasa prihatin dengan apa yang telah dilakukan oleh Aliansi Utara untuk pemekaran wilayah dengan kurun waktu sekitar 16 tahun.

“Oleh karenanya kami, bersama rekan-rekan Karang Taruna dari 13 Kecamatan, MPC Fahmi Tamami, Rekan dari LSM dan Ormas yang telah kami rangkul telah menyepakati Visi dan Misi FK-MATA untuk melakukan gerakan bersama percepatan pemekaran wilayah dengan bertujuan agar terjadi pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Utara Kabupaten Bekasi,”ucapnya kepada Ketua DPRD Kabupaten Bekasi.

“FK-MATA “ masih kata Syamsuri, “adala barang suci yang tidak akan pernah dinodai oleh kepentingan apapun dan tidak akan pernah tercederai oleh gerakan lainnya dalam upaya menyelesaikan proses pemekaran.

“Kami tidak mau masyarakat utara ini menjadi korban kepentingan, yang hanya menjadikan isu dan momen pemekaran untuk mencari sesuatu demi keuntungan pribadi atau kelompok” tegasnya.

“Kami berharap kepada Dewan untuk selalu mensupport dan mendorong proses pemekaran ini melalui gerakan bersama agar segera terjadi percepatan pemekaran” pungkasnya.

Audensi FK Mata di Gedung DPRD Kab. Bekasi. (foto: tahar)

Terkait harapan dan keinginan Masyarakat Tarumanegara dalam mewujudkan percepatan pemekaran wilayah Bekasi Utara, Ketua DPRD Kab. Bekasi BN Holik Qodratullah mengaku merasa terkecoh dengan hadirnya FK-MATA Syamsuri yang mempunyai kemiripan nama dan tujuannya dengan ALU Sanusi.

“Ada ALU, H. Sanusi dan ada FK-MATA Syamsuri sama berakhiran i,” katanya tertawa.

“Pada prinsipnya, perjuangan panjang hampir 16 tahun proses pemekaran yang dilakukan oleh ALU dan kemudian munculnya FK-MATA yang tujuannya sama-sama dalam rangka percepatan proses pemekaran, saya hanya berharap secara pribadi bagaimana antara FK-MATA dengan ALU ini bisa seiring sejalan ? Terlepas salah satunya ada muatan kepentingan politik atau tidak, saya bukan mempersoalkan itu,” tanyanya.

“Yang patut kita renungkan,” kata Holik meneruskan, “pada hakekatnya kalau memang tujuannya sama tapi jalurnya berbeda, saya berharap pada akhirnya di satu titik tertentu kita akan bertemu, kan akan indah pada waktunya,iya kan ? itupun kalau memang sama-sama tujuannya ingin memperjuangkan,” ujarnya lagi.

“Nah, kaitan dengan hadirnya rekan-rekan FK-MATA yang digawangi oleh Syamsuri, kami tentunya akan bertanya, hal apa yang bisa kami bantu dari lembaga DPRD ini, terlebih adanya pembahasan Gubernur sampai kontrak politik dalam proses pemekaran di prakasai oleh ALU, dan terkait harapan dari FK MATA seperti apa tuangkan dalam surat ke DPRD Kabupaten Bekasi dengan melampirkan dokumen yang membuktikan akan hal itu,” jelas Holik.

Menyikapi paparan Ketua DPRD Holik Qodratullah, pengurus teras di FK-MATA lainnya Ahmad Yani kemudian menjelaskan terkait adanya kekhawatiran terjadinya persaingan antara FK-MATA dan ALU, “FK-MATA cukup berusia untuk sebuah pergerakan, FK MATA tidak berdiri dadakan yang hari ini di goreng hari itu juga dimakan dan saya tidak ingin hadirnya FK-MATA bernuansa perseteruan dengan ALU. Kita bergerak sesuai dengan track masing-masing dan dalam pergerakan percepatan pemekaran tidak senggol menyenggol” ujar Yani ketika menyikapi paparan Ketua DPRD

Di tempat yang yang sama, H Mustakim yang turut hadir dalam Audiensi tersebut mengatakan bahwa dalam perjalanan pemekaran wilayah Bekasi Utara secara legalitas DPRD sudah membuat keputusan dan di parnipurnakan, bahkan untuk ibu kotanya saja sudah di tetapkan di Tambelang.

“Harapan saya jangan saling meninggalkan walaupun tujuannya baik, hadirnya FK-MATA dapat membawa semangat baru dan harapan baru, tapi bukan dengan data yang baru, karena bila memakai data yang baru tentunya ini juga akan jadi pertanyaan di pusat,” pungkasnya.

Selanjutnya, dalam Audiensi tersebut, FK-MATA memberikan apresiasi terhadap Ketua DPRD Kab. Bekasi yang dinilai sangat luar biasa dalam mendukung gerakan pemekaran wilayah Tarumanegara dan akan segera mengambil langkah-langkah berikutnya agar pemekaran dapat terwujud.

Adapun kecamatan yang bakal masuk ke dalam Pemekaran Kabupaten Bekasi Utara ada sebanyak 13 kecamatan, yakni Kecamatan Tambun Selatan, Cibitung, Pebayuran, Sukatani, Tambelang, Sukakarya, Sukawangi, Tarumajaya, Muara Gembong, Tambun Utara, Babelan, Cabangbungin dan Karangbahagia. (tahar)