Empat Perumahan Terkena Banjir Akibat Sungai Cikeas Meluap

oleh -487 views
Ilustrasi

BEKASI SELATAN, bekasipedia.com – Terjadinya banjir di perumahan villa Nusa Indah 3 dan Vila Mahkota Pesona, perumahan Bumi Perkemahan Jatisari dan Puri Nusaphala dimana genangan air mencapai ketinggian 20-60 cm. Banjir ini disinyalir akibat adanya penyumbatan pada aliran Kali Bekasi di bendung Koja Jatiasih, Kota Bekasi tertutup sampah jenis bambu.

Informasi yang diterima dari Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C), Puarman menyatakan banjir di empat perumahan tersebut terjadi Sabtu dini hari dan menjelang siang, dan saat ini air telah surut.

Dia juga menambahkan, pada hari Jumat dan Sabtu, Tinggi Muka Air (TMA) di Kali Cikeas mencapai 417 cm di alat ukur (fiscal) TMA milik KP2C. “Ini adalah TMA tertinggi di sungai Cikeas merupakan yang tertingi sejak 2015 lalu,” Imbuhnya.

Saat hulu sungai meluap, dia mengatakan, biasanya perumahan di sepanjang sungai Cileungsi yang dilanda banjir. Namun pada Sabtu subuh, ketinggian air di titik pantau TMA KP2C di sungai Cileungsi hanya 330 cm. Sementara di titik pantau TMA KP2C di P2C (Pertemuan Cileungsi-Cikeas di Perum Pondok Gede Permai, Bekasi) tertinggi 550 cm.

Pada Jumat tengah malam pukul 23:00 WIB, titik pantau TMA KP2C di kawasan Cibongas ketinggian air mencapai 280 cm. Peristiwa ini sangat jarang terjadi.

“Tingginya curah hujan dengan intensitas cukup panjang, luapan sungai Cikeas yang melanda empat kawasan perumahan itu lebih disebabkan banyaknya tumpukan sampah bambu di Bendung Koja ini menghambat aliran air sungai. Kami berharap Bendung Koja segera dibersihkan dari tumpukan sampah,” katanya.

Hingga saat ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Namun dipastikan terjadi kerugian puluhan juta, berupa rusaknya barang-barang rumah tangga warga korban banjir. (*)