Disdik Kota Bekasi Jadikan Permasalahan PPDB Online 2021/2022 Sebagai Evaluasi Untuk Lebih Baik ke Depannya

oleh -169 views
Sekertaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Krisman Irwandi, SE, M.Si. (ist)

BEKASI SELATAN, BEKASIPEDIA.com – Dalam menyikapi berita BEKASIPEDIA.com pada 26 Juli 2021, “KBM Sudah Berjalan di SMPN 26 Kota Bekasi tapi Kenapa Kursi Dibiarkan Kosong ?”, Dinas Pendidikan Kota Bekasi melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), Ketua Penerima Peserta Didik Baru (PPDB) menjelaskan kepada tim BEKASIPEDIA pada Sabtu 31 Juli 2021 bahwasanya, Pelaksanaan PPDB Online SD dan SMP Negeri Tahun Pelajaran 2021/2022 yang dimulai dari tanggal 14 Juni 2021 sampai dengan 19 Juli 2021 dengan dasar hukum sebagai berikut:

1. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 01 Tahun 2021 tentang
Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan.

2. Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 29 Tahun 2021 tanggal 28 April 2021 tentang Tata Cara Penerimaan Peserta Didik Baru Online Pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah
Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Disabilitas Tahun Pelajaran
2021/2022.

3. Keputusan Wali Kota Bekasi Nomor 420/Kep-225-Disdik/IV/2021 tanggal 30 April 2021 tentang Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru Online Pada Taman Kanak￾Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Disabilitas Tahun Pelajaran 2021/2022.

4. Keputusan Wali Kota Bekasi Nomor 420/Kep-226-Disdik/IV/2021 tanggal 30 April 2021 tentang Daya Tampung Penerimaan Peserta Didik Baru Online Pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Disabilitas Tahun Pelajaran 2021/2022.

5. Keputusan Wali Kota Bekasi Nomor 420/Kep-321-Disdik/VI/2021 tanggal 30 Juni 2021 tentang Perubahan Atas Keputusan Wali kota Bekasi Nomor 420/Kep-225-Disdik/IV/2021 tanggal 30 April 2021 tentang Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru Online Pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah
Pertama dan Sekolah Disabilitas Tahun Pelajaran 2021/2022.

Dalam Pelaksanaan PPDB Online untuk SD Negeri terbagi dalam jalur:

1. Jalur Zonasi 82 % terbagi menjadi dalam Kota 77 % dan Luar Kota 5 %.

2. Jalur Afirmasi 15 %.

3. Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua 3 %.

Sedangkan untuk Pelaksanaan PPDB Online SMP Negeri terbagi dalam jalur:

1. Jalur Zonasi 50 %.

2. Jalur Afirmasi 30 %.

3. Jalur Perpindahan tugas Orang Tua 3 % terbagi menjadi: Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua 1 % dan Jalur Anak Guru 2 %.

4. Jalur Prestasi 17 % terbagi menjadi: Prestasi SKNA 15 % terbagi menjadi dalam Kota 12 % dan Luar Kota 3 %, Prestasi Akademik Non Akademik 1 %, Prestasi Taqfih Qu’an 1 %.

Adapun jumlah lulusan PAUD atau peserta didik yang akan melanjutkan ke SD Negeri sebesar 36.832 peserta didik dan lulusan kelas VI SD dan MI Negeri dan Swasta sebesar 45.412.

Peserta didik yang akan diterima di SD Negeri sebesar 24.976 peserta didik dan SMPN sebesar 13.472 peserta didik akan bersaing secara realtime online sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Sebagai Sekertaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Krisman Irwandi, SE, M.Si menjelaskan, Penerimaan Peserta Didik Baru dilaksanakan setiap tahun dengan regulasi yang telah ditentukan dan merupakan sebagai ajang peralihan dari jenjang PAUD atau TK melanjutkan ke SD dan jenjang SD melanjutkan ke SMP.

Dinas Pendidikan Kota Bekasi telah melaksanakan amanah Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan.

“Dengan melaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru untuk menerima peserta didik kelas I SD dan Kelas 7 SMP, berjalan sesuai ketentuan yang diatur melalui Permendikbud yang dijabarkan dengan menerbitkan Peraturan Wali Kota Bekasi”, ujarnya.

“Adapun permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan PPDB Online pasti ada Permasalahan tersebut menjadi bahan evaluasi Dinas Pendidikan untuk pelaksanaan PPDB Online di Tahun ajaran 2022/2023 Untuk lebih baik ke depannya,” tambahnya. (mira/obin)