TransPatriot Buka Lowongan Untuk Sopir Angkot Jadi Pengemudi, Digaji Rp 4,2 Juta

TransPatriot Buka Lowongan Untuk Sopir Angkot Jadi Pengemudi, Digaji Rp 4,2 Juta

Bus Trans Patriot.


BEKASI SELATAN, bekasipedia.com - Bus Trans Patriot milik pemerintah berencana membuka kesempatan bagi sopir angkutan kota (angkot) untuk jadi pengemudi armada bus tersebut. Hal itu dilakukan Pemerintah Kota Bekasi untuk menghindari gesekan antara Trans Patriot milik pemerintah daerah dengan sopir angkot.

Nantinya dua atau tiga sopir angkot akan diajak bermitra untuk mengendarai satu armada Trans Patriot. Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi Dedet Kusmayadi seperti dilansir Selasa (8/1/2019).

“Satu angkot biasanya dikendarai oleh dua sopir secara bergantian. Bila kita rekrut tiga angkot, berarti ada enam sopir yang akan kita ajak bergabung ke TransPatriot,” kata Dedet di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat.

Untuk pengemudi nantinya akan dijamin Pemerintah Kota Bekasi dengan pemberian gaji sesuai upah minimum Kota Bekasi yaitu Rp 4,2 juta. Namun pihaknya masih mengkaji 3 aspek diantaranya, aspek yuridis atau aturan, aspek sosiologis, dan aspek ekonomi terkait gaji pengemudi nantinya. Namun untuk menjadi pengemudi bus Trans Patriot diperlukan beberapa persyaratan yang akan segera disampaikan. Persyaratan tersebut diantaranya:

Memiliki surat izin mengemudi (SIM), Usia minimal 30-60 tahun, Mengerti tentang teknologi informasi seperti kamera pengawas (CCTV), pintu otomatis yang dikendalikan sopir, pendingin ruangan, dan bahkan nantinya sistem pembayaran angkutan ini menggunakan uang non tunai.

Tidak pernah terjerat kasus hukum seperti terlibat kecelakaan saat mengendarai angkot dengan menyertakan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang dikeluarkan oleh Polrestro Bekasi Kota.

Sopir juga harus memahami teknologi informasi, karena armada TransPatriot telah dibekali sejumlah teknologi modern. Di antaranya, kamera pengawas (CCTV), pintu otomatis yang dikendalikan sopir, pendingin ruangan, dan bahkan nantinya sistem pembayaran angkutan ini menggunakan uang non tunai.

Sementara itu, menurut juru bicara Perusahaan Daerah Mitra Patriot (PDMP) Iqbal Daut menjelaskan akan membuka lowongan untuk 40 calon sopir karena mengingat Kota Bekasi mendapatkan bantuan 20 bus.

“Karena kita mendapat bantuan 20 bus, maka kami akan buka lowongan untuk 40 calon sopir armada bus TransPatriot,” ucap Iqbal. (rus/ist) 

 

 

Bagikan Sekarang

Komentar Anda

Artikel Terkait