Rasnius Pasaribu: Panggilan Hidupku Lewat Partai Politik

Rasnius Pasaribu: Panggilan Hidupku Lewat Partai Politik

Rasnius Pasaribu, Caleg DPRD Kota Bekasi Dapil II, Kecamatan Bekasi Utara, Nomor Urut 2.


BEKASI UTARA, bekasipedia.com - Ramah, ganteng dan berwawasan luas itulah gambaran sosok pria berdarah batak ini, walaupun usia-nya masih tergolong muda tetapi apa yang dilakukannya saat ini mungkin dapat memberi motivasi bagi semua orang khususnya kaum muda.

Bagaimana tidak? Di tengah-tengah kesibukannya sebagai seorang President Director di sebuah perusahaan skala besar yang bergerak di bidang IT dan konstruksi tetapi dirinya terpanggil untuk berbuat banyak bagi bangsanya melalui jalur politik dan telah diberi kepercayaan oleh Partai Golongan Karya (Golkar-red) menjadi Caleg DPRD Dapil II, Kecamatan Bekasi Utara.

Namanya Rasnius Pasaribu. Saat disinggung kenapa harus melalui partai politik dan menjadi Caleg, ia mengatakan tidak berlebihan (sekaligus keheranan) pertanyaan itu terlontar. Selain itu tidak ada riwayat berpolitik dalam keluarganya dan awalnya memang  tidak suka politik, apalagi banyak isu yang terlontar di masyarakat bahwa politik itu kotor. Namun, kata Rasnius, dengan bijak bahwa panggilan hidup seseorang itu sangat misterius terkadang apa yang tidak disukai malah atas seijin Tuhan terjadi dalam kehidupan ini.

Sekitar tahun 2009 Rasnius telah bergabung dengan partai Golkar tetapi, ia merasa selama ini belum siap, harus banyak belajar. Barulah untuk Pemilu tahun ini merasa mantap dan diberi kepercayaan oleh partai Golkar.

“Saya merasa kepercayaan yang diberi oleh partai-nya adalah sebuah hal yang luar biasa, apa yang akan saya lakukan tentu selaras dengan visi dan misi partai yaitu memberikan informasi mengenai policy yang dibuat pemerintah, pencapaian apa yang selama ini telah dilakukan, apa indikasi-nya serta tidak kalah pentingnya bagaimana evaluasi dan monitoringnya sehingga masyarakat terbantu dalam segi fasilitas, kesehjateraan nya,” kata pria yang pernah menjadi Wakil KWI sebagai Duta Lintas Agama dan negara ini bercerita saat ditemui bekasipedia.com dibilangan Bekasi Utara, baru-baru ini.

Saat disinggung setelah terpilih kelak langkah apa yang paling utama dilakukan? Rasnius mengatakan, yang pasti infrastruktur jalan di Kota Bekasi terus dibenahi termasuk gorong-gorong khususnya bagian utara, memberikan edukasi yang baik bagi masyarakat sehingga dengan meningkatnya edukasi hal ini diharapkan dapat mengangkat martabatnya sendiri serta keluarganya.

Dijaminnya hak untuk kebebasan beribadah. Memang diakuinya selama ini kendala yang kerap ditemui adalah sulitnya izin IMB mendirikan rumah ibadah khususnya Gereja padahal semua warga negara punya hak dan kewajiban yang sama.

Rasnius percaya bahwa semua agama itu baik adanya, karena menuntun orang agar dekat dengan Tuhan nya. “Asal tahu ya, sekitar Tahun 2001 saya mengikuti pekan study Islam yang diinisiasi oleh Komisi Kepemudaan Keuskupan Agung Jakarta di Batu Ceper Tangerang selama seminggu hidup bersama dengan para santri memperoleh pengetahuan tentang Islam itu seperti apa, mulai dari sejarah sampai apa itu Syariat Islam dan hukum ekonomi Islam. Ternyata Islam itu adalah rahmatan Lil ‘Alamin artinya Islam membawa rahmat dan kesejahteraan bagi seluruh alam semesta. Dalam konsep Kristen juga sama Kristus harus hadir untuk memberikan kedamaian, bukan ancaman tetapi saudara satu dengan yang lain,” bebernya.

Berangkat dari pemahaman inilah, kata pria yang pernah menjabat dua periode menjadi Sekretaris Dewan Paroki Gereja ST. Clara ini bercerita, semakin intens untuk melakukan dialog antar lintas agama, bahkan tahun 2003 di Gereja St. Clara pernah dilakukan dialog, yang hadir saat itu para Ustad dan remaja Masjid.

Di Gereja itu bahkan dilantunkan Qosidahan. Tidak perlu ada sekat-sekat dalam kehidupan umat beragama justru harus terus membangun tali persaudaraan karena di situlah potensi kekuatan Bangsa. Ke depan setelah dia terpilih akan terus menjamin agar kebebasan beragama ini terwujud termasuk kemudahan mendirikan IMB rumah Ibadah.

Caleg Golkar tidak Ada yang Eks Koruptor

Rasnius bersyukur kepada Tuhan bahwa walaupun MA telah menyatakan bahwa eks koruptor boleh menjadi Caleg tetapi partai Golkar Jawa Barat konsisten tidak akan mengusung calon legisltif mantan koruptor.

Baginya, itu adalah indikasi bahwa Caleg Golkar benar-benar mempunyai intregritas yang bersih dari segi moralitas serta mempunyai kemampuan yang intelektualitas dan akuntabilitas yang kuat. “Jangan ragu untuk memilih saya, Caleg Golkar Dapil 2 Kecamatan Bekasi utara. Saya akan dedikasikan seluruh kemampuan untuk melakukan visi Walikota Bekasi (Rahmat Effendi) yaitu menuju kota Bekasi yang kreatif, cerdas sejahtera dan Ikhsan,” Imbuhnya. (david)

Bagikan Sekarang

Komentar Anda

Artikel Terkait