Perda Taman Kota dan Pajak Daerah Kota Bekasi Akhirnya Disahkan

Perda Taman Kota dan Pajak Daerah Kota Bekasi Akhirnya Disahkan

DPRD Kota Bekasi.


BEKASI TIMUR, bekasipedia.com - Sidang paripurna DPRD Kota Bekasi yang dihelat Rabu (12/12/2018) kemarin, mengesahkan dua Peraturan Daerah (Perda) Kota Bekasi yakni perda taman kota dan perda pajak daerah.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, dalam sambutannya mengapresiasi kinerja pansus 26 dan 27 serta anggota badan pembentukan perda.

Dia mengatakan, perda taman kota menjadi acuan dalam mewujudkan 1.000 taman di Kota Bekasi pada periode kedua kepemimpinannya.

Dia mengaku, walaupun Kota Bekasi memiliki keterbatasan lahan, dengan disahkannya perda ia optimis program 1.000 taman bisa dilanjutkan hingga selesai.

“Bersama Pak Syaikhu dulu, program 1.000 taman sudah dirintis. Dan program ini akan berlanjut guna menambah RTH (ruang terbuka hijau) di Kota Bekasi yang masih sedikit. Bertahap kita terus wujudkan,” terang pria yang akrab disapa Pepen ini.

Dia juga memberikan catatan mengenai ketersediaan lahan pemakaman di Kota Bekasi yang sudah berkurang. Menurutnya lahan pemakaman juga bagian dari RTH.

“Di daerah wilayah Bekasi Utara makam warga kebanyakan sudah diisi dua atau tiga jenazah. Kedepan kita pikirkan guna menambah dan menata RTH dari lahan makam,” tambahnya.

Mengenai perda pajak daerah, Rahmat mengatakan, payung hukum terbaru ini menjadi acuan dalam upaya meningkatkan pendapatan asli daerah dari sektor pajak diperkirakan bisa dimulai awal Januari 2019.

Ia menambahkan, dengan sahnya perda itu pula, keuangan Kota Bekasi yang saat ini tengah terganggu oleh masalah defisit bisa beranjak diperbaiki.

“Sehingga pertengahan tahun depan kondisi keuangan kita sudah stabil dan bisa take of pembangunan, terus kita dorong,” ungkapnya.

Melihat progres yang baik dari produk hukum berupa perda Kota Bekasi, kedepan dia ingin terlibat dalam pembahasannya. Menurutya hal tersebut bagian dari sinergitas antara pemerintah dengan dewan.

“Saya mendapat informasi akan banyak agenda pembahasan perda. Kalau perlu nanti saya hadir dalam diskusi dan membahas pasal demi pasal perda tersebut. Mengutip dari kata Pak Jusuf Kalla, semakin cepat diselesaikan, semakin banyak dinikmati masyarakat,” ujarnya memungkasi. (*/rus)

Bagikan Sekarang

Komentar Anda

Artikel Terkait