Pemerintah Kota Bekasi Butuh 50 Unit Bus Sekolah

Pemerintah Kota Bekasi Butuh 50 Unit Bus Sekolah

Pemerintah Kota Bekasi memamerkan armada bus sekolah di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, bersama Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. (ist)


BEKASI SELATAN, bekasipedia.com - Pemerintah Kota Bekasi memamerkan armada bus sekolah di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Kamis (10/1/2019) pagi. Meski sudah di-launching, bus berukuran tiga perempat dari Kementerian Perhubungan ini belum bisa dioperasikan secara maksimal.

Alasannya, pemerintah tengah mengkaji rute-rute yang akan dilintasi bus untuk mengantar anak sekolah. "Lagipula bus ini baru satu unit, sehingga masih kurang untuk mengantar anak sekolah," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Yayan Yuliana seperti dilansir Jumat (11/1/2019).

Yayan Yuliana mengatakan, bus ini sebetulnya satu dari 21 unit armada yang dikasih Kementerian Perhubungan melalui Provinsi Jawa Barat beberapa waktu lalu. Sebanyak 20 unit armada lainnya dialihkan ke Perusahaan Daerah Mitra Patriot (PDMP) untuk dijadikan angkutan umum TransPatriot.

Nantinya, kata dia, pemerintah akan mengalokasikan dana untuk membeli angkutan bus sekolah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Dia memproyeksikan, setidaknya Kota Bekasi membutuhkan 50 unit bus sekolah untuk mengantar para pelajar ke sekolah, terutama yang wilayahnya tidak ada akses kendaraan umum.

"Untuk hari ini baru sebatas launching, nanti ke depan kalau memang armada sudah ada, ya akan kita tentukan rutenya. Apalagi, sekolah kan banyak di Kota Bekasi, nanti akan kita lihat jalur mana aja yang bisa dilalui," tuturnya.

Menurut Yayan Yuliana, bus ini dioperasikan secara gratis untuk kalangan pelajar. Metode penjemputannya juga mirip angkutan umum, yaitu dijemput di pinggir jalan, terutama di halte ataupun plang yang terdapat tulisan bus sekolah.

"Karena bus sekolah ini diperuntukkan pelajar, tentunya harus gratis, agar mereka aman dan nyaman menuju sekolah," jelas Yayan Yuliana.

Meski baru ada satu unit, Yayan Yuliana berharap bila bus ini dioperasikan, setidaknya bisa memberi manfaat bagi para pelajar. Terutama, pelajar yang biasa menggunakan transportasi umum menuju sekolahnya.

"Mudah mudahan ya sedikit atau banyak ini bisa membantu anak sekolah yang membutuhkan transportasi tersebut ke sekolah," harapnya.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, bus ini diluncurkan untuk menjawab keresahan para orang tua murid atas larangan pelajar membawa kendaraan ke sekolah. Selain itu, pengerahan bus ini merupakan wujud pemerintah dalam memberikan fasilitas kepada para siswa menuju sekolah. Apalagi, Kota Bekasi memiliki tujuan sebagai daerah Kota Layak Anak.

"Bus kan baru satu, nanti kita lihat setelah trayek disusun Dinas Perhubungan, dan sekaligus akan kita bentuk UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah). Insyaallah tahun depan tambah lagi," ungkap Rahmat Effendi.

Rahmat Effendi mengatakan, bus ini diprioritaskan untuk semua kalangan pelajar dari tingkat TK hingga SMA/SMK di Kota Bekasi. Nantinya, pemerintah akan menambah bus ini secara bertahap, hingga seluruh sekolah di Kota Bekasi dilintasi bus sekolah untuk mengantar para pelajar.

"Nanti ke depannya akan kita tambah enam unit armada bus dulu, setelah itu kita tambah lagi seiring dengan minat siswa menggunakan bus pemerintah," terangnya.

Dengan adanya bus sekolah ini, Rahmat Effendi berharap para pelajar tak lagi membawa kendaraan ke sekolah. Sebab, banyak hal negatif ketika pelajar membawa kendaraan, misalnya melanggar UU lalu lintas, karena mayoritas mereka belum cukup umur untuk memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). (rus/trb)

Bagikan Sekarang

Komentar Anda

Artikel Terkait