Mantap! BPN Kabupaten Bekasi Bangun Zona Integritas

Mantap! BPN Kabupaten Bekasi Bangun Zona Integritas

Kantor BPN Kabupaten Bekasi. (ist)


CIKARANG PUSAT, bekasipedia.com - Untuk mendapatkan predikat wilayah bebas WBBM (wilayah birokrasi bersih dan melayani)  serta pelayanan prima kepada masyarakat, Kantor BPN Kabupaten Bekasi lakukan penataan ruang serta inovasi.

“Kita sedang membangun zona integritas. Untuk mendapatkan predikat wilayah bebas WBBM. Semua jenis pelayanan pertanahan diloket baru menerima berkas dan penyelesaian dan pembayaran PNBP semua di bawah. Semua di front ofice,  tidak dilayani di lantai 2. Tidak ada lagi masyarakat masuk ke ruang kerja,” kata Kepala Kantor BPN Kabupaten Bekasi Deny Santo, seperti dilansir Sabtu (5/1/2019).

Sekarang,  lanjut Deny,  proses pelayanan loket di bawah. Fasilitas layanan di bawah tersedia ruang menyusui, ruang konsultasi toilet, perbankan kas bank proses penerimaan PNBP, kasless tidak tunai.

Untuk mendapatkan predikat itu syaratnya ruang layanan loket harus baik selain juga juga pencegahan pungli dan gratifikasi.

Renovasi kantor BPN Kabupaten Bekasi sudah berlangsung lama, namun baru bisa teralisasi penempatan layanan di bawah tahun 2019 ini.

Hal ini tak lepas dari perbaikan mesjid internal yang berada di kantor BPN Kabupaten Bekasi. Permasalahannya mesjid internal ini menjadi mesjid salah satu masyarakat di kawasan Lippo yang tidak tersedia.

“Jemaah di sini cukup banyak. Bisa 6.000 hingga 7000 orang bila solat jumat. Semua orang larinya kesini pekerja industri mall bank masyarakat di Cibatu. Sejak dulu tidak ada mesjid. Seharusnya di fasilitasi Pemkab Bekasi,” ujar Deny.

Permasalahan kantor BPN belum bisa punya loket di bawah sejak diresmikan ahun 2003 oleh wakil Presiden Hamzah Haz lantaran memberikan ruang beribadah mesjid untuk menampung masyarakat muslim di Lippo.

Seiring hal itu perkembangan layanan membutuhkan layanan yang baik, ruang yang baik. Maka bersama-sama mesjid tokoh agama menyepakati mesjid dimakmurkan berkembang dan ruang pelayanan dibuat memadai.

Maka dibangun ruang loket ke depan. Ruang parkir diambil sebagian buat loket untuk meningkatkan pelayanan. (rus)

Bagikan Sekarang

Komentar Anda

Artikel Terkait