Cegah Kenakalan Pelajar, Polsek Pondok Gede Gelar Sosialisasi Kamtibmas bagi Guru Sekolah

Cegah Kenakalan Pelajar, Polsek Pondok Gede Gelar Sosialisasi Kamtibmas bagi Guru Sekolah

Kapolsek Pondok Gede Kompol Suwari, perwakilan Danramil, Camat Pondok Gede Mardani, para Babinkamtibmas, dan juga Babinsa berfoto bersama dengan peserta para guru di Pendopo Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat. (abe/bp)


PONDOK GEDE, bekasipedia.com - Untuk mencegah kejahatan di kalangan pelajar, Polsek Pondok Gede menggelar Sosialisasi Kamtibmas di hadapan para pimpinan dan guru sekolah-sekolah se-wilayah Kecamatan Pondok Gede, bertempat di Pendopo Kantor Teknis Bersama Kecamatan Pondok Gede, Rabu, (5/12/2018) diawali pukul 09.30 wib hingga pukul 12.00 wib. 

Acara sosialisasi ini dihadiri oleh Kapolsek Pondok Gede Kompol Suwari, perwakilan Danramil, Camat Pondok Gede Mardani, para Babinkamtibmas, dan juga Babinsa. 

Dalam pemaparannya, Kompol Suwari menjelaskan beberapa titik wilayah seringnya tawuran di kalangan pelajar, seperti di Jati Bening dan beberapa daerah lainnya.

"Terkadang, tawuran sekarang ini sudah tidak lagi mengenal waktu, khususnya Sabtu atau malam minggu yang dilakukan oleh para pelajar," terang Suwari.

"Perlunya saya sampaikan di hadapan bapak/ibu sekalian agar hal ini bisa kita bisa cegah dan meminimalisir resiko tauran di antara para pelajar dengan ketegasan disiplin," kata Kompol Suwari, Kapolsek Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat. 

Suwari menambahkan, perlunya sosok figur yang ditakuti, yakni para guru itu sendiri. Hal yang lain juga, soal kegiatan belajar-mengajar diupayakan jangan sampai ada jam kosong dan jika pun ada harus diisi dengan kegiatan-kegiatan yang positif. 

"Jika ada indikasi bahwa anak agak sulit dibimbing, dimohon segera menyampaikan atau menghubungi orangtua si siswa tersebut," pungkas Suwari. 

Pencuri sepeda motor saat ini juga, tidak hanya dilakoni oleh orang dewasa, tapi juga oleh anak-anak remaja pelajar yang nekat melakukannya. Untuk itu, faktor-faktor pendukung lain adalah masyarakat diharapkan agar dapat bersinergi dengan kepolisian.

Suwari menjelaskan, "sejak Januari sampai September 2018, ada 9 laporan yang kami terima soal anak pelajar yang melakukan tawuran bahkan anarkis. Dan hingga saat ini sedang kita proses. Untuk segera dapat mencegah bentuk-bentuk kejahatan di masyarakat, siapa saja dapat menghubungi langsung Kapolsek Pondok Gede dengan nomor kontak 0812 8632 3252." 

Kapolsek juga berpesan, "jika ada di sekitar bapak/ibu yang jualan murah dan tidak memiliki izin, segera melaporkannya pada kami."

Ia menambahna, beberapa pelajar sekolah yang ada anak didiknya terjaring masalah tawuran berasal dari beberapa sekolah seperti; SMK 12, SMK Mitra Nusantara, SMK Abdi Karya.

Di penghujung acara, Kapolsek memberi kesempatan sesi interaktif dengan para guru perwakilan sekolah. Salah satunya, mewakili dari SMK Abdi Karya, Zainal sebagai guru bimbingan sekolah. 

Zainal mengatakan, bahwa persoalan seperti tawuran dan kenalan lainnya tentu ada caranya, dan bagaimana cara mematikan akar tersebut lewat pendekatan yang dilakukan guru bersama si orangtua siswa tersebut. (abe/bp)

Bagikan Sekarang

Komentar Anda

Artikel Terkait