Banpres Telah Dimanfaatkan Perempuan Produktif di Kabupaten Bekasi

oleh -110 views
Bantuan Presiden (Banpres) Produktif untuk Usaha Mikro (BPUM) sebesar Rp2,4 juta per penerima telah dimanfaatkan maksimalkan oleh komunitas usaha perempuan bidang olahan pangan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Hibah modal usaha bisa membantu kegiatan usaha bertahan menghadapi pandemi covid-19. (ist)

CIKARANG PUSAT, BEKASIPEDIA.com – Bantuan Presiden (Banpres) Produktif untuk Usaha Mikro (BPUM) sebesar Rp2,4 juta per penerima telah dimanfaatkan maksimalkan oleh komunitas usaha perempuan bidang olahan pangan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Hibah modal usaha bisa membantu kegiatan usaha bertahan menghadapi pandemi covid-19.

“Pelaku usaha perempuan memiliki potensi yang luar biasa untuk dikembangkan,” kata Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Rully Indrawan melalui pesan tertulis, yang dilansir Rabu (21/10/2020) kemarin.

Rully bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga berkesempatan berbincang dengan sejumlah pengusaha mikro penerima Banpres Produktif di Kawasan Industri Jababeka, Kabupaten Bekasi. Komunitas usaha perempuan dan pusat oleh-oleh yang tergabung di Gerai Bunda Sugih (GBS) bisa tetap menjalankan kegiatan usaha.

Menteri PPPA meminta pemerintah daerah agar turut responsif terutama dalam pemberdayaan wirausaha perempuan di daerah. Komitmen mendorong produktivitas untuk usaha mikro akan terus dilakukan melalui beragam stimulus pembiayaan.

“Terlebih di masa pandemi covid-19 ini, kita harus terus melakukan pemberdayaan usaha mikro dan kecil yang dijalankan kaum perempuan,” ujar Bintang.

Dalam kesempatan itu, penerima Banpres Produktif, Erna Setiadi, mengatakan bahwa dana Rp2,4 juta akan dipergunakan untuk menambah modal usaha olahan minuman ringan. Inovasi bakal dilakukan dengan memperbanyak sajian menu yang paling laku selama pandemi covid-19 seperti jus buah.

“Saya akan menambah dagangan dengan membuat goreng-gorengan dan stok buah segar di rumah,” tutur Erna dengan bergembira.

Sementara Anita, warga Kampung Cibitung mengaku bakal mempergunakan tambahan modal usaha tersebut untuk pembelian bahan baku. Sejauh ini, beberapa produk minyak wangi yang dia olah masih ada peminatnya.

“Biasanya saya bisa menjual 50 botol dalam sebulan, dengan bantuan modal ini saya akan meningkatkan penjualan minyak wangi saya ini,” ucap Anita. (pujesto)

‘Dicari wartawan untuk liputan Kabupaten Bekasi Bekasi yang bisa berdikari, mandiri, dan bisa bekerjasama dengan pemerintah daerah, stake holder, swasta, organisasi, dll. Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi WA: 0815-1086-8686 dengan redaksi BEKASIPEDIA Group’