Apes! Rumah Ditinggal Ludes Dilalap Api di Bekasi Timur

oleh -92 views
Sebuah rumah di Kampung rawa Aren RT 07 RW 12, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi ludes dilalap si jago merah, Senin (2/12/2019). (ist)

BEKASI TIMUR, BEKASIPEDIA.com – Sebuah rumah di Kampung rawa Aren RT 07 RW 12, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi ludes dilalap si jago merah, Senin (2/12/2019).

Kejadian kebakaran terjadi sekitar pukul 11.15 WIB dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.05 WIB dengan dikerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran.

Maman Suherman, Danton 4 Kompi C, Damkar Kota Bekasi mengatakan, penyebab kebakaran diduga karena konsleting listrik.

Ketika itu rumah tengah ditinggal penguhuni. “Laporan kebakaran sekitar jam 11, kami datang 10 menit kemudian dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 WIB,” ujarnya, Senin (2/12/2019).

Ada tiga mobil pemadam dikerahkan, satu mobil itu satu regu terdiri dari enam personel sehingga total ada 18 personel.

Dalam kejadian ini tidak ada kornan jiwa maupun luka. Sementara untuk kerugian dari insiden kebakaran ini, Maman menyebut diperkirakan mencapai Rp 80 juta.

“Kerugian karena barang-barang berharga terbakar tidak dapat diselamatkan. Dan material bangunan rumah,” jelasnya.

Sementara Anna (40) warga sekitar mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Awalnya asap tebal muncul dari rumah tersebut.

Warga yang melihat mulai panik dan berusaha membongkar rumah menyelematkan barang dan memadamkan api.

Tapi api justru membesar sekitar pukul 11.15 WIB, disusul terdengar beberapa kali suara ledakan besar yang diduga berasal dari tabung gas.

Ketika kebakaran, pemilik rumah sedang tidak ada di rumah. Pemilik sedang berjualan di Pasar Baru Bekasi.

“Lagi sepi kondisi rumah, ini dua rumah milik satu keluarga. Jadi pas kejadian pak sama sama Istrinya (pemilik rumah) lagi pergi ke pasar, rumah satunya ditempatin anaknya. Yang kebakaran satu rumah aja,” jelasnya.

Arie Haris (48) tak kuasa rumahnya di Kampung rawa Aren RT 07 RW 12 Kelurahan Aren Jaya Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi ludes dilalap si jago merah, Senin (2/12/2019).

Bahkan Haris hingga tak sadarkan diri ketika datang melihat rumahnya sudah hangus terbakar.

Ketika kejadian kekabaran Haris sedang berjualan di Pasar Baru, Bekasi Timur, Kota Bekasi.

“Ya ampun, habis semua ini. Musibah ada aja lagi. Kemarin kios saya di pasar kebakar,” ujar Haris, yang masih lemas, Senin (2/11/2019).

Hampir seluruh bagian rumah dan barang-barang di dalam rumah hangus terbakar. Diduga kebakaran sendiri di sebabkan hubungan arus pendek listrik pada saat di tinggal penghuninya.

Hanya rumah Haris saja yang hangus terbakar, tidak sampai menyambar ke rumah disamping. Karena petugas Damkar langsung datang dan telah memadamkannya.

Menurut Samsudin (52), warga sekitar, dia mengatakan, kejadian kebakaran sekitar pukul 11.15 WIB, api langsung cepat membesar. “Api besar langsung kita lapor ke Damkar sambil kita berusaha padamkan seadanya,” ujar dia, Senin (2/11/2019).

Sempat terdengar suara ledakan besar saat terjadi kebakaran. Suara ledakan itu terdengar hingga radius 1 kilometer.

“Ada suara ledakan, keras bangat suaranya. Kayaknya dari tabung gas di dalam yang kebakar,” ucap dia
Saat itu, kondisi rumah dalam keadaan sepi, dikarenakan ditinggal berjualan ke pasar.

“Pemiliknya kan lagi jualan di pasar, anaknya mah juga pada kerja. Jadi kosong di rumah, engga ada korban,” kata Samsudin.

Api berhasil dipadamkan pada sekitar pukul 12.05 WIB. Setelah sebanyak tiga unit mobil Damkar dikerahkan.

Sementara itu, Maman Suherman, Danton 4 kompi C Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi, mengatakan, Damkar tiba di lokasi 10 menit kemudian setelah dilaporkan terjadi kebakaran.

Damkar Kota Bekasi menerjunkan tiga unit mobil di lokasi tersebut. Dua unit dari Sektor Wisma Asri dan satu unit dari Mako Damkar Kota Bekasi.

Pihaknya sempat kesulitan dalam memadamkan api dikarenakam akses jalan menuju lokasi sempit.

“Kesulitan tadi karena jalur yang sempit dan juga warga juga yang tidak membuka jalan pada saat kita melintas,” imbuh dia.

Api dapat dikuasai sekitar 15 menit kemudian dan benar-benar padam setelah proses pendinginan sekitar pukul 12.05 WIB.

Dari kejadian ini, Maman tidak menimbulkan korban jiwa dan di perkirakan kerugain di taksir ratusan juta rupiah.

“Alhamdulillah tidak, ada korban jiwa. Adapun penyebab diduga akibat arus pendek listrik atau konsleting listrik,” katanya. (*)