Aksi Pria ‘Koboi’ Tenteng Airsoft Gun-Ajak Ribut Juru Parkir di Tarumajaya Bekasi

oleh -157 views
Hanya gara-gara parkiran nyaris adu jotos sambil megang pistol. (ist)

TARUMAJAYA, BEKASIPEDIA – Sebuah video yang menampilkan aksi koboi seorang pria menenteng senjata di jalanan Bekasi, Jawa Barat, viral di media sosial. Pelaku terekam kamera sedang terlibat cekcok dengan juru parkir minimarket.

Dalam video yang beredar dan menjadi viral di media sosial tersebut, tampak pelaku mengenakan kemeja putih dan celana jins. Pelaku menenteng senjata di tangan kanannya. Ia terlibat cekcok mulut dengan seorang pria yang diduga sebagai juru parkir.

“Kamu jangan ngancam-ngancam,” kata pelaku seperti dalam video yang dilihat BEKASIPEDIA pada Minggu (4/10/2020).

“Lah saya ada buktinya, saya lagi markirin Pak,” ujar pria yang diduga juru parkir.

Keributan itu dilerai oleh warga. Arus lalu lintas di sekitar lokasi tampak tersendat karena banyaknya warga yang berkerumun.

“M*****,” teriak pelaku.

Kapolsek Tarumajaya AKP Yudho Anto Hutri mengatakan insiden itu terjadi di Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, kemarin sore. Mulanya, pelaku yang berinisial EA (38) hendak pulang dari sebuah minimarket.

Saat mengeluarkan mobilnya, ia diarahkan oleh seorang juru parkir. Di situlah terjadi keributan.

“Masalah parkiran aja itu. Jadi dia mundur (mengendarai mobil), dimundurin tukang parkir, terus mobilnya malah kena (tabrak) tukang parkir, ditegur (sama tukang parkirnya), marah-marah gitu, cekcok mulut,” ujar Yudho ketika dikonfirmasi, Minggu (4/10/2020).

Karena emosional, EA mengeluarkan senjata. Senjata milik EA berjenis airsoft gun.

“Itu kan sebetulnya nggak boleh, ditenteng-tenteng kan nggak boleh. Aturannya kan senjata airsoft gun kan senjata olahraga, itu kalau bawa kan harusnya pada tempatnya,” lanjut Yudho.

Yudho memastikan pelaku tidak menembakkan senjatanya. Keributan itu terekam kamera warga hingga polisi mengusut insiden ini.

“Kita juga dapat videonya, terus kita cari, kita lacak. Sudah kita amankan yang bersangkutan,” imbuh Yudho.

Yudho mengatakan pelaku warga sipil biasa. Ia memperoleh senjata itu karena tergabung dalam Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin).

“Dia masuk Perbakin juga. Ini lagi kita periksa juga. Tapi untuk surat izin memilikinya (senjata) itu dia nggak bisa buktikan,” ungkap Yudho.

Pelaku masih diperiksa oleh pihak kepolisian. Pelaku mengaku tindakannya menenteng senjata karena emosional sesaat. (rus)