70 Persen Anggaran Dinas Bina Marga Kota Bekasi Digeser ke Dana Penanganan Covid-19

oleh -67 views
Ilustrasi. (ist)

BEKASI SELATAN, BEKASIPEDIA.com – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi untuk tahun ini hanya menggunakan 30 persen dari total anggarannya.

Soalnya, hampir 70 persen anggaran Bina Marga Kota Bekasi dialihkan untuk penanganan Covid-19.

“Kalau secara perbandingan anggaran kami tinggal 30 persen. Sekitar 65 sampai 70 persen anggaran yang dialihkan (ke penanganan Covid-19),” kata Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi, Widayat Subroto Hardi saat dikonfirmasi, Selasa (10/11/2020).

Karena itu, beberapa proyek perbaikan jalan dan fasilitas umum yang sudah dirancang Dinas Bina Marga pada awal tahun kini kandas.

Ketika ditanya lebih detail soal berapa total anggaran yang dialihkan ke pos penanganan Covid-19, Widayat tak dapat menjawab secara pasti.

“Seingat saya kalau di bidang Bina Marga itu sekitar Rp 70 miliar lah ya (anggaran yang dialihkan),” katanya.

Karena faktor inilah, sambung Widayat, beberapa pengerjaan proyek molor. Salah satunya program perbaikan jalan di 12 kecamatan kota Bekasi.

Imbasnya, serapan anggaran pun rendah.

“Serapan anggaran kami masih relatif rendah karena kegiatan banyak berjalan di akhir tahun,” kata Widayat.

“Tapi kami tetap optimistis akhir tahun terserap semua (anggaran), masih optimistis,” tutup Widayat.

Sebelumnya, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengaku ada perlambatan pembangunan infrastruktur, salah satunya perbaikan jalan pada tahun ini.

Perlambatan itu terjadi karena berbagai anggaran di setiap Dinas dialihkan untuk penanganan Covid-19.

“Kami memang sedang refocusing. Refocusing adalah mengurangi, mengambil belanja – belanja lain itu buat kegiatan pandemi, penanggulangan pandemi,” kata Rahmat, Senin (9/11/2020).

Menurut Rahmat, bukan hanya pos anggaran untuk perbaikan jalan yang dialihkan. Anggaran di pos lain juga ikut terkena dampak.

Namun, dia tidak merinci dengan detail pos anggaran mana saja yang dialihkan untuk penanganan Covid-19 dan berapa besaran jumlahnya. (rus)