22.520 Dosis Vaksin Sinovac Dialokasikan ke Pemkab Bekasi

oleh -97 views
Vaksin Covid 19. (ist)

CIKARANG PUSAT, BEKASIPEDIA.com – Kabupaten Bekasi terima alokasi 22.520 dosis vaksin Sinovac buatan China. Itu untuk pelaksanaan vaksinasi COVID-19 tahap pertama bagi para tenaga kesehatan di daerah Provinsi Jawa Barat itu.

“Penentuan alokasi berdasarkan data yang disampaikan dinas kesehatan setempat,” kata Juru Bicara Vaksin COVID-19 dari Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi di Cikarang, Minggu (24/1/2021).

Nadia menjelaskan alokasi vaksin di tiap daerah. Termasuk Kabupaten Bekasi, sesuai kebutuhan tenaga kesehatan yang telah diusulkan sebelumnya oleh dinas kesehatan setempat. “Mesti cek ke dinkes ya, kalau ada keterlambatan distribusi ya karena datanya ya. Kalau terkait distribusi ke kabupaten dan kota itu dari provinsi ya,” katanya.

Sementara itu Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Provinsi Jawa Barat Juanita Paticia Fatima memberi penjelasan. Distribusi vaksin COVID-19 ke Kabupaten Bekasi dijadwalkan pada Rabu (27/1/2021) mendatang.

“Berdasarkan jadwal, berangkat dari gudang vaksin provinsi Rabu pukul 08.00 WIB,” katanya.

Pengiriman awal di tahap pertama, kata dia, sebanyak 12.000 dosis yang dikemas dalam 300 dus berukuran kecil di tujuh kotak pendingin. Sehingga dapat dipastikan tersimpan secara aman selama perjalanan. “Ini adalah pengiriman tahap pertama. Kemenkes akan mengirimkan secara bertahap. Untuk alokasi ditentukan oleh Kemenkes. Intinya secara bertahap semua nakes akan divaksinasi,” ucapnya.

Dua Kali Distribusi

Nita juga menjelaskan pengiriman tahap pertama vaksin untuk Kabupaten Bekasi dijadwalkan dalam dua kali distribusi sesuai dengan kapasitas penyimpanan vaksin. “Sesuai alokasi pusat, jumlah yang diterima Kabupaten Bekasi 22.520. Besok Rabu, 12.000 dosis, sisanya menunggu kesiapan dari Pemerintah Kabupaten Bekasi. Terutama terkait kapasitas penyimpanan, karena di gudang farmasi itu kan tidak hanya menyimpan vaksin COVID-19. Kalau vaksinnya sudah ada semua di gudang kami,” katanya.

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah memberi penjelasan. Pihaknya sudah menyiapkan gudang farmasi milik pemerintah daerah di Kecamatan Tambun Selatan.

“Kapasitas penyimpanan di gudang tersebut bisa mencapai 200.000 vaksin. Saya tidak mau berpolemik karena tugas kami sebatas meminta alokasi vaksin, silakan tanyakan ke Kemenkes, Kemenkes yang mengalokasikan,” katanya.

Dia menyebut pengiriman vaksin tahap pertama untuk Kabupaten Bekasi akan diberikan untuk tenaga kesehatan, termasuk jajaran forkopimda.

“Kami sudah menyiapkan 46 rumah sakit, 44 puskesmas dan satu klinik sebagai lokasi vaksinasi tenaga medis. Sedangkan untuk forkopimda rencananya di Puskesmas Cikarang Utara sekaligus mengawali vaksinasi COVID-19 di Bekasi,” katanya. (robin/ist)